Warga Pahawang kini Bisa mengunakan Peralatan Elektronik

0
291
(foto istimewa)

Pesawaran(PBO)-Warga yang tinggal di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran saat ini sudah bisa menggunakan peralatan elektronik lebih banyak lagi. Pasalnya saat ini pulau tersebut telah di aliri listrik oleh PLN Lampung.

“Dulu sebelum listrik dari PLN masuk, kami mendapatkan listrik dari PLTS yang dayanya tidak cukup besar. Hanya cukup untuk menyalakan lampu saja. Sekarang setelah listrik dari PLN masuk, kami bisa menyalakan lebih banyak alat-alat elektronik” ujar salah satu warga Pulau Pahawang, Sahril saat menghadiri acara pengaliran listrik di daerah tempat tinggalnya, Kamis (16/11).

Sahril menambahkan, dengan tersedianya pasokan listrik dirumahnya, peluang para warga untuk berbisnis juga terbuka lebar, sehingga perekonomian warga yang tinggal di Pulau Pahawang bisa meningkat.

Sementara itu, Kepala Desa Pahawang, Salim, yang hadir di acara tersebut mengatakan, hadirnya PLN di pulau ini

sangat disambut baik oleh warga Pulau Pahawang. Banyak alat elektronik yang bisa digunakan, sepwrti sebelumnya masyarakat disini belum pernah mengenal kompor listrik.

“Sangat menyenangkan. Kami belum pernah mencoba kompor listrik sebelumnya, mendengar saja belum pernah. Melalui acara memasak bersama PLN dengan menggunakan kompor listrik ini, kami jadi tahu bahwa selama ini ada alternatif lain untuk memasak selain menggunakan kompor gas”, jelas Salim.

General Manager PLN Distribusi Lampung, Julita Indah, saat hadir dalam acara pengaliran liatrik ke Pahawang mengatakan, PLN baru saja mengalirkan listrik ke salah satu pulau terluar di Lampung, yaitu Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Dengan nilai investasi lebih dari 4 Miliar Rupiah.

Pengaliran listrik di Pulau Pahawang ini merupakan salah satu bentuk kerja serius PLN dalam menerangi hingga ke pelosok negeri, termasuk pulau terluar nusantara.

Saat ini terdapat 400 Kepala Keluarga yang tersebar di dusun 1,2,3  dan 5 dengan jumlah potensi pelanggan sebanyak 300 pelanggan siap untuk dilayani listrik yang disuplai oleh 2 unit genset berkapasitas 100 kVA dan 50 kVA.

Jaringan Tegangan Menengah (JTM) membentang sepanjang 9,7 kms dengan jumlah tiang Tegangan Menengah sebanyak 200 batang dan Jaringan tegangan Rendah (JTR) dengan jumlah tiang Tegangan Rendah sebanyak 90 batang juga telah berhasil dipasang oleh PLN.

Jaringan tersebut diperkuat oleh 4 unit Gardu Distribusi dengan kapasitas masing-masing 100 kVA. Sebelumnya aliran listrik di Pulau Pahawang disuplai oleh PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).

Pemerataan energi listrik ke seluruh pelosok Indonesia merupakan salah satu komitmen PLN dalam mewujudkan Nawacita yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, yaitu membangun Indonesia dan pinggiran dengan memperkuat daera-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, PLN sementara ini menggunakan PLTD atau genset untuk melistriki pulau-pulau terdepan, terluar dan tertinggal.

Hingga saat ini PLTD atau genset merupakan solusi paling tepat bagi pulau-pulau yang terisolasi dari sistem kelistrikan (isolated system).

Pasokan listrik membantu warga untuk dapat membangun serta meningkatkan taraf hidup yang lebih baik. Dengan listrik yang handal, warga khususnya anak-anak dapat mendapatkan pendidikan serta perekonomian juga akan semakin meningkat.

Diharapkan dengan penyalaan listrik ini juga akan mendukung pariwisata di Pulau Pahawang dan semakin mendekatkan Lampung dengan target program “Menuju Lampung Terang 2019.”

Misi PLN di Pulau Pahawang adalah untuk melistriki pulau terluar Lampung, Walaupun pendapatan dari pelanggan tidak sebanding dengan biaya angkut bahan bakar minyak per bulan.

Secara hitungan bisnis memang PLN rugi, namun PLN juga mengemban misi untuk melayani masyarakat, seperti halnya listrik untuk pulau terluar lainnya seperti Pulau Pisang di Pesisir Barat dan Pulau Sebesi di Lampung Selatan.

Masih dalam rangka merayakan teralirinya listrik di Pulau Pahawang, PLN mengadakan acara “Cookgether” bersama warga Pulau Pahawang.

Acara ini diinisiasi oleh PLN Distribusi Lampung dalam rangka memperkenalkan penggunaan kompor listrik kepada masyarakat.

Khususnya untuk masyarakat Pulau Pahawang, mereka tidak perlu susah-susah lagi naik perahu hanya untuk membeli gas, hanya tinggal colok saja dan kompor listrik siap untuk dipakai”, jelas Julita Indah.

Perlu diketahui, Terkenal dengan keindahan alam bawah laut-nya, Pahawang merupakan salah satu pulau yang menjadi primadona pariwisata di Lampung.

Pulau yang terletak di kawasan Teluk Lampung yang berada di Kecamatan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran ini berdasarkan data statistik 2016 memiliki luas sebesar 10 km2 atau 1000 ha.

Desa Pahawang sendiri terbagi menjadi 6 dusun yaitu, Suak Buah, Penggetahan, Jaralangan, Kalangan, Cukuhnyai dan Dusun Pahawang (Rls)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY