Wagub Lampung Hadiri Tabligh Akbar di Lampura

0
310
Tabligh akbar di Lampura.(foto istimewa)

 Pena Berlian Online(PBO)-Sekitar 5 ribu warga padati halaman parkir Stadion Sukung Kotabumi untuk menyaksikan pengajian akbar (Tablig Akbar) yang menghadirkan Ustadz Syafiq Riza Basalamah yang di fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Lampung Utara (23/4/2017).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri, Wakil Bupati Lampura, Sri Widodo beserta jajaran Forkopimda Lampura, alim Ulama, dan Tokoh Masyarakat, Anshori Sabak. Dalam sambutannya mewakili Bupati Lampura, Sri Widodo menyampaikan selamat datang kepada ustadz Syafiq Riza Basalamah di kabupaten Lampura untuk bertausiah dan motivasi masyarakat dalam meningkatkan kualitas iman dan taqwa.

“Lampung Utara juga memang konsern dalam pembentukan SDM yang berkualitas disadari keimanan dan ketaqwaan. Melalui sarana pengajian Akbar ini kita berharap juga memperkuat ukhuwah islamiah sesama muslim,” ujar Sri Widodo.

Sementara itu Wakil Gubernur, Bachtiar Basri dalam sambutannya menyampaikan, kepada ribuan jamaah yang hadir untuk selalu bersyukur dan meningkatkan kualitas iman dan taqwa.

“Semoga kita dapat selalu meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT. Dan tentunya melalui majelis ilmu kita kuatkan rasa persatuan ummat untuk kebangkitan Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin,” kata Bachtiar Basri.

Dalam tablig akbar yang mengambil tema My Hijrah My Adventure itu, ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam tausiyahnya meyerukan arti pentingnya ukhuwah islamiah antar sesama ummat muslim. Dia juga menyerukan agar sebagai ummat Islam sudah sepantasnya mengikuti dan mencontoh perilaku dan sikap nabi Muhammad SAW.

“Kita harus meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dan wajib menjadikan Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman hidup,” ujarnya.

Konsep Hijrah sendiri, kata Basalamah, adalah ketika kita mampu meninggalkan apa saja larangan Allah, sebagai hambaNya di dunia yang akan kembali padaNya maka di dunia inilah tempat ujian dariNya. Cara menjalani kehidupan tentunya menggunakan ilmu.

“Sebagai mayoritas di negeri ini sudah sepantasnya ummat bisa mewarnai kehilangan berbangsa dan bernegara sebagai rahmatanlilalamin,” serunya.

Masih kata Basalamah, pemimpin dan ulama seharusnya bisa berjalan saling mendukung. Untuk kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY