Suttan Junjungan Sakti YM Sekala Brak Kepaksian Belunguh ke 27 Serukan Pesan Damai

0
468

Bandar Lampung ( Pena Berlian Online)-Suttan Junjungan Sakti Yang Dipertuan (YM), Sekala Brak Kepaksian Belunguh ke 27 Saibatin Puniakan Dalom Beliau Pangeran M. Yanuar Firmansyah menyerukan kepada seluruh masyarakat adat keturunan dari paksi pak sekala brak yang ada diseluruh penjuru tanah Lampung untuk menjaga kondusifitas keamanan pasca dilaksanakannya pesta demokrasi Pilpres dan Pileg.

“dalam proses demokrasi beda pilihan itu biasa, namun setelah pesta itu selesai kita kembali menyatu dalam kehangatan berwarga negara, kita tidak boleh terpecah, terkotak-kotak, hanya karena dampak dari proses demokrasi, kita harus mulai mengingat-ingat bagaimana hubungan antar suku, bangsa, ras dan agama tumbuh dan berkembang sangat baik di negeri ini itulah mengapa negara kita memiliki semboyan bhineka tunggal ika yang merupakan prinsip kita dalam bernegara, artinya kehidupan bernegara kita di Republik ini sangat-sangat toleran sejak negara ini berdiri,”Ujarnya pada Jum’at (18/5/2019)

Suttan Junjungan Sakti mengatakan, sebagai pemimpin adat di kerajaan adat paksi pak sekala brak kepaksian belunguh, saya menyampaikan bahwa perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi itu merupakan suatu keniscayaan tapi itu bukan menjadi dasar kita untuk terpecah, kita sebagai masyarakat adat yang dilindungi oleh norma dan aturan-aturan adat, yang selalu mengedepankan prinsip-prinsip kekerabatan harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan kondusifitas ditanah lampung ini, ayo kita bersama-sama menghilangkan dan menjauhkan diri kita dari ego sentrisme dan ego primordialisme.

“yang terakhir saya menyampaikan bahwa saya selaku saibatin raja adat dari kerajaan adat paksi pak sekala brak dengan tegas menolak adanya people power, yang hanya karena adanya pihak-pihak yang tidak puas, negara yang dibangun dengan tetesan darah, cucuran keringat dan deraian air mata dari para pahlawan kita yang mungkin mereka belum pernah menikmati manis nya kemerdekaan, dirusak dan dibenturkan sesama anak bangsa,”pungkasnya. ( Yahya).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY