Selamat Datang Gubernur Baru

0
251

Bandar Lampung (PBO) – H. Arinal Djunaidi resmi menjabat sebagai Gubernur Lampung periode 2019-20124.

Arinal Djunaidi terpilih sebagai Gubernur Lampung setelah memenangkan pemilihan gubernur pada 2018 lalu.

Arinal yang berpasangan dengan Chusnunia Chalim berhasil menumbangkan cagub petahana Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri.

Pelantikan Arinal-Chusnunia dijadwalkan berlangsung Rabu 12 Juni 2019 di Istana Negara.
Presiden RI Joko Widodo yang akan melantik Arinal-Chusnunia. Siapakah sosok Arinal Djunaidi?

Arinal lahir di Way Kanan pada 17 Juni 1956. Arinal adalah putra asli Way Kanan.
Sang ayah yang berasal dari Negarabatin dan ibu dari Negribesar.

Saat masih kecil, Arinal ingin menamatkan Sekolah Rakyat (SR) nya di Tanjungkarang.
Ia tak ingin hanya tamat sekolah dasar, dan paling maksimal menjadi kepala kampung.

Arinal Djunaidi tak mau bersaing dengan sanak saudara berebut jabatan tertinggi di kampungnya.
Dia ingin berbuat lebih tak hanya untuk masyarakat kampungnya, tapi juga untuk masyarakat Provinsi Lampung.

Sang ayah angkat tangan dengan tekad bulat dan akhirnya berupaya keras agar sang putra dapat meraih cita-citanya.

Anak petani itu akhirnya melanjutkan sekolah menengahnya di Bandar Lampung.

Setelahitu, Arinal Djunaidi melanjutkan pendidikannya Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA). Tamat sekolah, sang bocah yang telah tumbuh menjadi remaja melihat ada kesempatan untuk jadi sarjana.

Dia memilih masuk Fakultas Pertanian Universitas Lampung.

Dengan mengantongi gelar insinyurpertanian, Arinal Djunaidi pun mendaftarkan diri sebagai pegawai negeri dan menitinya dengan sabar dari tangga karier paling bawah sampai akhirnya menjadi kepala dinas.

Dia juga mengaku bersyukur sempat merasakan bagaimana sulitnya kehidupan keluarganya sebagai petani.
Arinal Djunaidi juga mengatakan bersyukur tidak mudahnya menyelesaikan tahapan pendidikan dan kariernya. Namun, dia yakin dengan kesabaran, keihlasan, dan kejujuran, semua kesulitan bisa diatasi.
“Yang penting, kaya hati,” ujarnya.

Tahap demi tahap, karier birokrasi ditekuninya sampai satu titik, dia diajak Tamanuri “mulang tiuh” menjadi Wakil Bupati di Kabupaten Way Kanan.

Tetapi kala itu, Sjachroedin ZP tak setuju. Dia ingin Arinal Djunaidi menjadi Sekdanya. Sebagai abdi negara, Arinal Djunaidi patuh pada pimpinan tertingginya.
Arinal bersyukur dipercaya dari 2.000-an PNS menjabat jabatan tertinggi birokrasi.
Kursi Sekdaprov Lampung dilanjutkannya di era Ridho Ficardo, Gubernur saat ini, sampai purna tugas.

Setelah pensiun, Arinal menjajaki keberuntungannya di politik.

DPP Partai Golkar mengapresiasi kerja keras politik Arinal Djunaidi sebagai ketua DPD I Golkar Lampung dalam upaya membesarkan partai menghadapi Pilkada 2018, Pileg, dan Pilpres 2019.
“Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi nasional di DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (3/7),” kata Korbid Pemenangan Pemilu Tony Eka Candra.

Arinal Djunaidi, sejak menjadi ketua Golkar Lampung, langsung melakukan konsolidasi partai dan aksi-aksi sosial kemasyarakatan.
Saat terjadi banjir di Lampung, dia menggerakkan partainya membantu korban banjir. Arinal Djunaidi juga telah berpesan kepada wakil rakyat dari partainya untuk memosisikan diri bersama rakyat.

Dengan slogan “Arinal Tulus Melayani Rakyat”, suami Rianasari asal Lampung Barat-Jogjakarta itu memohon doa restu masyarakat Lampung untuk menjadi Gubernur Lampung.

Bapak empat anak itu juga telah didukung sebagian besar kadernya. Soal satu dua yang berpikiran lain, wajar dalam dinamika partai, ujar Arinal Djunaidi.

Dia kini keliling Lampung untuk memperkenalkan diri sekaligus memohon doa restu masyarakat Lampung memimpin provinsi ini.

Arinal Djunaidi mengaku prihatin dengan kondisi pertanian, perkebunan, dan perikanan di Lampung.
“Harus ada sistem dan industrialisasi untuk pemberdayaan sektor yang menjadi hajat hidup mayoritas masyarakat Lampung,” katanya.

Dengan menjadi Gubernur, Arinal Djunaidi mengatakan baru dapat berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat Lampung lewat kebijakan-kebijakan yang prorakyat.

“Apalagi yang saya inginkan, tak ada lagi yang ingin dikejar, kecuali bagaimana mencurahkan ilmu dan pengalaman selama untuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Arinal Djunaidi yakin tak ada masalah yang tak ada jalan keluarnya.

“Allah SWT, Tuhan YME itu adil, di padang pasir, kurma bisa tumbuh subur, apa lagi di daerah kita yang katanya tongkat saja bisa jadi tanaman,” katanya.

Riwayat Pendidikan
1981: Sarjana Pertanian Universitas Lampung
1993: Sekolah Pimpinan Administrasi Tingkat Lanjutan
1996: Diklat Staf dan pimpinan Administrasi Tingkat Pertama
2002: Diklat Staf dan Pimpinan Administrasi Tingkat Menengah

Riwayat Jabatan
Kepala Administrasi Penyuluhan Dinas Pertanian Kotamadya Bandarlampung (1986–1990)
‎Kepala Administrasi Penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Lampung (1990–1994)
‎Kepala Administrasi Pengembangan Agribisnis Dinas Pertanian Tanaman Provinsi Lampung (1994–1999)
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Metro (1999–2001)

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung (2005–2010)
Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (2010–2011)
‎Asisten Kesejahteraan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (2011–2012)
‎Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (2012–2013)
‎Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung (2013–2014)
‎Sekretaris Daerah Provinsi Lampung (2014–2016)
Gubernur Lampung (2019–2024)

Riwayat Organisasi
Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Pertanian Unila (1978–1980)
Pengurus Dewan Mahasiswa Fakultas Pertaninan Unila (1978–1980)
Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Lampung (1981–1982)
Wakil Ketua HIPMI Lampung (1982–1984)
Komisaris GAPENSI Lampung (1983–1985)
Wakil Ketua KNPI Lampung (1985–1988, 1988–1991)
Sekretaris Umum Persatuan Insinyur Indonesia Lampung (1992–1995, 1995–2015)
Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung (2017–).

Sumber : Tribunlampung.co.id
Editor : Mancar

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY