Polisi Bekuk Jambret di Jalintim Astra Ksetra

0
152

Tulang Bawang (PBO) – AS (26) merupakan pelaku jambret tas di Jalintim (jalan lintas timur). yang telah berhasil ditangkap Polsek Menggala bersama Tekab 308 Polres Tulangbawang.

“AS yang berprofesi wiraswasta, merupakan warga Kampung Gunung Mekar, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah,” ujar Kapolsek Menggala, Iptu Zulkifli, Kamis (13/6/19).

Iptu Zulkifli mengatakan, pelaku ditangkap hari Rabu (12/06/2019), sekira pukul 18.40 WIB, di Dusun Cempaka, Kampung Astra Ksetra, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

Penangkapan tersebut, berdasarkan laporan dari korban Munip Asyari (39), berprofesi tani, warga Tiyuh/Kampung Toto Katon, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tulangbawang Barat. Tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 672 / VI / 2019 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Menggala, tanggal 12 Juni 2019. Kerugian uang tunai sebesar Rp. 900 Ribu dan kartu identitas korban.

Lanjut Kapolsek, Aksi kejahatan yang dilakukan oleh pelaku, bermula saat korban bersama dengan istrinya Dwi Fitriani (46), berprofesi IRT (ibu rumah tangga), hari Rabu (12/06/2019), sekira pukul 17.00 WIB, melintas di Jalintim, Kampung Astra Ksetra, dari Metro dengan tujuan pulang ke rumah mereka yang ada di Tiyuh Toto Katon yang mengendarai sepeda motor Honda Beat, warna orange putih, BE 8729 QK.

“Tiba-tiba datanglah pelaku dari arah belakang sebelah kiri dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat Pop, warna hitam putih, BE 5334 QM, lalu pepet korban dan menarik secara paksa tas warna cream yang sedang di seledangkan istrinya korban. Yang mana di dalam tas tersebut berisikan dompet warna biru muda dan didalamnya terdapat E-KTP, kartu BPJS, kartu ATM BNI, kartu ATM BRI dan uang tunai sebesar Rp. 900 Ribu. Setelah berhasil membawa tas, pelaku lalu kabur melarikan diri,” ungkap Iptu Zulkifli.

Berkat keuletan dan kegigihan petugas di lapangan, hanya butuh waktu sekira 1 Jam 40 Menit, akhirnya pelaku berhasil ditangkap di persembunyiannya. Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Menggala dan akan dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun.(Mcr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY