Peringati HUT RI ke-73 Jendral Ike Edwin Adakan Lomba Panjat Pinang

0
226

Bandar Lampung, (Pena Berlian Online )–Perdana Menteri Panglima Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak, Irjen Pol. Dr. H. Ike Edwin, SIK, MH, MM, yang masih aktif di Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik menggelar kegiatan panjat pinang di depan Lamban Gedung Kuning, Istana Kesultanan Kerajaan Adat Skala Brak Lampung.

Disela kesibukannya sebagai Perwira Tingi Polri, Perdana Menteri dan Panglima Mutasi Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak, masih sempat berkarya untuk seluruh masyarakat Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung dari anak-anak hingga orang tuapun ikut di acara panjat pinang yang berlangsung pada Minggu, (19/8/2018).

Dang Gusti Ike Edwin juga menjelaskan Pengertian dari Sembilan tiang pohon pinang merupakan Asmaul Husna, tapi kalau 99 terlalu banyak jelas Mantan Kapolda Lampung 2016 kepada Medinaslampungbews.co.id.

Perdana Menteri Panglima Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak ini menambahkan bahwa Tujuan menggelar kegiatan Panjat pinang dalam acara Kemerdekaan RI agar mengambil andil dan lebih memupuk rasa cinta tanah air yang telah diperjuangkan oleh pahlawan pahlawan pendahulu.

Lanjutnya untuk masyarakat supaya dapat mengerti budaya adat Lampung serta memupuk kebersamaan dan silaturahmi,”yang lebih penting mengerti untuk Semakin Cinta Negeri dan memupuk Nasionalisme terhadap Bangsa dan Negara,” Lanjut Dang Ike.

Dikatakan perayaan panjat pinang ini berbeda dari kegiataan tahun lalu tahun 2018 sebab banyaknya kegiatan serta sibuk menghadapi hari raya kurban,”sudah kita Niatkan hari raya kurban Lamban Gedung kuning ada tiga sapi dikedondong satu dan di way kanan satu sehingga berjumlah 5 sapi yang akan di Qurbankan Ungkap Dang Ike,”Sapaan Ike Edwin.

Acara panjat pinang ini di desain dan dibuat oleh Dang Ike melalui, ketua panita Supardi Syamsudin, untuk menghibur masyarakat sekitar Lamban gedung Kuning dan Sukarame pada umumnya, dilakukan secara khusus Perayaan Dirgahayu ini? semoga dengan mengisi Kemerdekaan RI kita semua lebih Cinta budaya Lampung , Cinta Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agustiawan).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY