Perdana Menteri Skala Beghak, Dang Gusti Ike Edwin Ajak Lestarikan Rumah Adat

0
358
Sahlisospol Kapolri Irjen Pol Ike Edwin ( Foto Doc Pena Berlian).

Bandar Lampung ( Pena Berlian Online)- Staf Ahli Sosial dan Politik (Sahlisospol) Kapolri,  Irjen Pol. Dr.Drs.Hi. Ike Edwin, SH,.MH, mengajak untuk  menjaga dan lestarikan peninggalan rumah-rumah adat yang ada di Provinsi Lampung. Seba kata dia rumah adat saat ini hanya tinggal beberapa rumah saja serta menjadi saksi sejarah bagi budaya Lampung. Hal tersebut diungkapkannya saat berkunjung disalah satu bangunan rumah adat yang ada Kampung Tua, Jalan Indra Bangsawan, Raja Basa, Bandar Lampung, pada ( 14/4/2019).

Kujungan Dang Gusti Ike Edwin, panggilan akrab dari Irjen Pol. Dr.Drs.Hi. Ike Edwin, SH,.MH, tak lain untuk mengobati rasa rindu kepada kampung halamannya yang ada di Lampung Barat.

Dang Gusti Ike Edwin yang notabenenya Perdana Menteri Kesultanan Adat Lampung Paksi Pak Skala Beghak, ini juga memanfaatkan waktunya untuk melakukan anjau silau (Silahturahim), dengan sejumlah tokoh adat dilingkunagn rumah tua di kampung tua, Rajabasa, Bandarlampung.

Dalam rangkaian perjalanan Pulang Kampung tersebut, Sahlisospol Kapolri Irjen Pol Ike Edwin menyusuri kawasan Rumah Tuha ( Tua) sepanjang Tanjungkarang Timur hingga ke Rajabasa, Bandarlampung.

“Lamban2 Tuha di kampung Tuha harus kita jaga kelestariannya. Selain berpotensi sebagai distinasi wisata, keberadaannya juga bermanfaat sebagai media pembelajaran budaya,”ujar  Dang Ike.

Dang Gusti Ike Edwin menjelaskan, rumah tua milik adat Lampung yang ada di Raja basa Bandarlampung, sudah meliki usia enam generasi, dan saat ini masih berdiri kokoh meski sudah dimakan usia.“Sebagai pemerhati budaya adat istiadat Lampung, serta sambil jalan-jalan santai melihat beberapa rumah tua asli rumah Lampung yang masih tersisa di Bandar Lampung, salah satunya rumah tua yang terbuat dari kayu sudah berusia selama 212 tahun. Saat ini bangunan tersebut masih berdiri meski usianya sudah enam generasi.

Oleh karena itu, Dang Gusti Ike Edwin tak bosan-bosan mengajak masyarakat Lampung agar tetap menjaga serta melestarikan rumah adat Lampung yang saat ini jumlahnya sudah sedikit.

“Mari kita jaga dan lestarikan , hanya tinggal beberapa saja, agar menjadi saksi sejarah rumah tua dari kayu di Bandarlampung yang kita tercinta,”pungkasnya.(Yahya/Albas/KR).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY