Orang Diabetes Harus Bisa Allalive

0
209

ORGAN PANKREAS PAN~Kreas

Oleh : Guntur Bisowarno S. Si., (AptApoteker Saintifikasi Jamu Indonesia)

Penderita Diabetes memasuki “Situasi @pan~kreas” , panitia kreasinya semakin lama semakin tidak kreatif, organ syaraf penyangga dan syarat pencerna pola pikirnya dari penderita diabetes semakin menurun kreasivitas atas gula darahnya dan menurun kreativitasnya atas pola pikir hidupnya, parahnya secara pola pikir pola serat DNA, sebagai Pembawa Genetis GenETIS nya ini bisa turun menurun banget.

Makanya Penderita Diabetes dan Keluarga Penurun GEN DNA Diabetes, otomatis menjadi GEN DNA Penurun Keluarga Pemicu Matinya Daya Kreativitas, sedangkan Daya Cipta Kreatif Manusia SANGAT DIBUTUHKAN, oleh karena itu penderita dan keluarga diabetes, sungguh sungguh MEMBUTUHKAN KAWAN KAWAN BARU, RELASI BARU ARTIKULASI BARU, AKTIVITAS BARU, ALTERNATIF BARU.

Kerennya Mereka Harus BISA Semakin “ALL ALIVE ” artinya begini

Alternatif LANGUAGE LANGUAGE Alternatif Living In Violence Environment [ Punya Bahasa Bahasa Yg Baru, Punya Cara Lain Punya Cara Pendekatan Berbeda yg kreatif tanpa batas atas kekerasan sunyi dan kekerasan nyata, verbal simblolik hingga fisik pada dirinya, pada kebutuhan hidupnya, pada keturunan dan diri keluarganya, pada eksistensi jati diri dari lingkungan keluarga, lingkungan agama, lingkungan sekolah, lingkungan sosial budaya, serta lingkungan global sekitarnya]

Fungsi Pencernaan Bakal Terganggu Jika Hormon Insulin dan Glukagon yg diproduksi dari Kelenjar Pankreas Bermasalah, karena Akibatnya bisa membuat Kerja Kerja Lever Hati sebagai Organ Berunsur Kayu, dalam mengolah dan memasak semua sari makanan minuman seperti, Karbohidrart, Lemak, Protein, Vitamin, Mineral dalam Darah Menjadi Bermasalah, Menjadi Mudah Capek dan Lelah, hingga Impotensi bagi penderita diabetes [semakin dia bete sekali, apalagi di vonis PENYAKITNYA TAK BISA DI SEMBUHKAN, menurut terapi kedokteran konvensional kuno modern klasik, SUDAH BETE SEKALI, STRESS gak mari mari, capek lelah gak ada energi, dan impoten gak ada solusi]

Pendekat Holistik Inti Organ, Inti Tanaman, *Inti RELASI dan SALAM JUMPA yg KREATIF, menjadi JAMU JAMUAN PERJAMUAN HIDUP UTAMA, yg mampu membebaskan dan menyelamatkan, dari KARTU MATI dan KARTU STAGNASI serta KARTU BANJIR GLUKOSA dan NUTRISI tapi dibuang Sia Sia.

beberapa produk yg sudah terbukti berjalan dan menuju kesembuhan serta menjadi sembuh total, HERBAL SOLVE, VCO, Meddia Herbal, Serbuk Juwet Jamblang, Herba Murni Rumah Toga Lestari, dll.

Beserta Pendekatan RELASI YG HOLISTIK dan Komprehensif.

DIABETES menjadi Terbuka Peluang Kesempatan Kesembuhan dan Jawaban BETE, STRES dan Stagnasi, Menjadi Damai, Bahagia, Gembira dan Seimbang Berkeseimbangan Sempurna Sejati Sesungguhnya.

Guntur Bisowarno (Ketua).
Bamboo Spirit Nusantara.(DPD AWPI Koperasi, Investasi dan Ketahanan Pangan).

Massa Depan WISATA EKOLOGI TERPADU

Eco Botanical Print Sutra Samia (Ulat Sutra Pemakan Daun Singkong)

Menjajaki kerjasama pembentukan kawasan Kampoeng Warlami
Bersama Paguyuban Wisata Budaya Gerbangsari Trajumas – Jamtra – Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP)
– Kawasan Penghasil Zat Pewarna Alam
– Eco Botanical Trip
– Eco Botanical Print
– Jumputan / Shibori
– Batik Alami

#ecowisata #ecobotanicalprint #ecobotanicaltrip #germas #gerbangsaritrajumas #wisataedukasi #pesonakulonprogo #kalibawang_kulonprogo #kulonprogoexplore #kainsutra #shibori #ecoprint #jumputan #batikalami #apbtn #pewarnaalam #kep #kelompokwanitatani #wisatabudaya #jogja #indonesia #ramahlingkungan #GreenLiving #potensikulonprogo #inacraft2019 #ashepi #dekranasdajogja #destinasiwisatajogja.

Desa Merdesa
Desa Ibunya Kota

Guntur Bisowarno
Bamboo Spirit Indonesia
Bamboo Spirit Nusantara
Bamboo Spirit Nusantara ~ Indonesia NRI
Jamu Nusantara
Jamu Indonesia
Jamu Nusantara ~ Indonesia NRI
[ Negara Republik Indonesia ]

Untuk Menjawab Kegundahan Mak Itoh Banten dan Mas Yusuf Kleco

Issue tentang DESA, KEMENDESA, DANA DESA

Ini perjuangan panjang Desa sudah dijadikan Diskusi Besar Desa Sebuah Misteri dan Harapan Massa Depan.

Orang DESA atau WONG DESA, tak menyadari hal itoe, harus ada aksi dan pre referensi serta PRESTASI PARTISIPASI KHUSUS, dan atau KHUSUS PARTISIPASI PRESTASI dari para PELOPOR dan TrueLeader Desanya,

Macam Mas Nano dan Mbak Ismi, KOMANDAN BALKONDES NDESO COKLAT BIGARAN BOROBUDUR.

Ini MATERI TINGKAT KAMPUS Dr Prof Ahmad Erani Yustika Staff Ahli Kemendes Negara Republik Indonesia.

RISET UU DESA

UU Desa merupakan salah satu produk regulasi yang fenomenal, setidaknya menjadi perhatian publik yang luar biasa. Di luar itu, UU tersebut menjadi titik tumpu terjadinya perubahan-perubahan besar yang terjadi di desa dalam 4,5 tahun ini. Di desa bukan sekadar terjadi gemuruh pembangunan infrastruktur, sarana ekonomi, penyediaan fasilitas sosial dasar, dan pemberdayaan masyarakat; tetapi juga munculnya inisiasi substantif bagi perubahan jangka panjang, seperti partisipasi perencanaan, transparansi anggaran, dan literasi warga.

Terkait dengan perhatian publik, hampir seluruh pihak sekarang tertarik dan terlibat dalam pembangunan desa. Kampus, masyarakat sipil, organisasi kemasyarakatan, korporasi (negara dan swasta), lembaga riset, dan lain-lain menyediakan ruang yang lebar di dalam pusaran urusan desa. Percepatan pembangunan dan pemberdayaan desa, harus diakui, sebagian merupakan kontribusi dari pemangku kepentingan tersebut. Tentu saja ini layak dicatat secara tebal sebagai kesanggupan pemerintah membangun kolaborasi besar dengan kelompok-kelompok strategis.

Kamis sore (25/4/2019) saya mendapati kembali perhatian publik terhadap UU Desa berupa tesis yang sedang dikerjakan oleh mahasiswa Department of Land Economy, Cambridge University. Nicholas (22 tahun), nama mahasiswa tersebut, sedang meneliti soal konstruksi dan implementasi UU Desa. Ia melakukan serangkaian wawancara dengan pihah-pihak yang terlibat sejak pembahasan RUU UU Desa sampai pengawal implementasi UU tersebut yang telah berjalan sekitar 4,5 tahun ini. Saya dan Dani Dani Setiawan berdiskusi dan berbincang dengan Nicholas, sambil bergumam dalam hati: UU Desa telah masuk ke jantung salah satu kampus terbaik di dunia (ranking kedua terbaik pada 2019).(*)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY