Oknum Kepala SDN 1 Bandar Aji Diduga Korupsi Dana BOS

0
165
Sekolah SDN 1 Bandar Aji, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang (Foto Mancar Sumarno).

Tulang Bawang ( Pena Berlian Online)- Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Bandar Aji, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang,  Supratno S.Pd, diduga kuat korupsi dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), puluhan juta rupiah.

Terungkapnya kasus ini berawal dari pengakuan sejumlah narasumber yang kesal dengan oknum tersebut, karena tidak mencerminkan sebagai seorang pimpinan memberikan contoh yang tidak baik kurangnya kedisiplinan sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) diduga sering tidak masuk kantor. Dari kejadian tersebut, sejumlah narasumber juga melebar dan membongkar sejumlah kasus yang memilit oknum kepala sekolah setempat.

Terpisah, seperti pengakuan dari salah satu narasumber yang enggan ditulis namanya mengaku, jika penggunaan dana BOS dinilai tidak transfaran. Bahkan masih kata narasumber setiap dana BOS cair, sebagian dada diambil oleh oknum kepala sekolah yang diduga untuk kepentingan pribadi.

“Setiap dana BOS cair, sebagian dana diambil oleh kepala sekolah dan sebagian diserahkan kepada bendahara sekolah. Namun kami tidak pernah tau untuk apa keperluan dana tersebut. Sementara yang untuk gaji guru dan keperluan lainnya menggunakan dana yang diberikan kepada bendahara,”ungkap narasumber dengan nada kecewa.

Menurut narasumber, dana BOS yang diduga digelapkan oleh kepala sekolah setiap pencairan sekitar Rp15 juta lebih.”Dana yang tidak jelas setiap pencarairan sekitar Rp15 jutaanlah,”ungkapnya.

BERITA SEBELUMNYA

Seperti kita ketahui dalam pemberitaan sebelumnya, Oknum Kepala Sekolah SDN 1 Bandar Aji, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang,  Supratno S.Pd, diduga kuat jarang masuk kantor. Selain itu Oknum Kepsek tersebut juga diduga kuat telah korupsi dana Bantuan Oprasional Sekolah (BOS), puluhan juta rupiah.

Terungkapnya kasus tersebut berawal dari pengakuan sejumlah guru yang ada disekolah setempat. Mereka mengaku jika kepala sekolahnya jarang masuk kantor. Bahkan sejumlah dewan guru mengatakan jika kepala sekolahnya diduga kuat korupsi dana BOS.

“Betul kepala sekolah kami jarang masuk kantor. Bahkan dana BOS juga tidak transparan. Kami tidak tau menau tentang pengeluaran dana BOS,”ungkap salah satu dewan guru pada Selasa (23/1/2018).

Sumberlain juga yang ada disekolah setempat, mengatakan hal yang sama, jika kepala sekolahnya jarang masuk kantor. Narasumber juga menceritakan kebenaran adanya ketidak transfaranan dana bantuan yang diterima disekolahnya.

“Selama ini sebagai dewan guru kami tidak tau berapa jumlah dana BOS yang diterima sekolah kami. Bahkan kami juga tidak tau pengeluaran dana BOS sekolah kami,”ujarnya.

Menurut narasumber, Supratno telah menjabat sebagai kepala sekolah sudah 8 Tahun lenbih. Namun masih kata ia, selama itu pihak sekolah tidak pernah dilibatkan urusan apapaun.

“Tau kami mengajar. Masalah dana bantuan atau yang lain kami tidak pernah dikasih tau,”tegasnya.

Terpisah, Kepsek Supratno, saat dikonfirmasi terkait masalah tersebut mengelak. Dia mengaku jika selama ini rajin masuk kantor.

“Informasi itu tidak benar. Saya tidak pernah bolos sekolah, saya masuk terus,”elaknya.

Saat dikonfirmasi terkait dugaan korupsi dana BOS, dia justru mengisyarakatkan yang tidak benar. “Jika dana BOS ini saya buka bisa hancur semua dinas pendidikan,”pungkasnya.

Kasus ini akan diungkap lebih mendalam pada edisi berikutnya. (Mancar Sumarno).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY