Menuju Bandara Internasional, Radin Inten II Tunggu Putusan 3 Kementerian

0
699
Foto: Hms

LAMPUNG SELATAN, (PBO) – Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai bandara dengan embarkasi haji penuh, tinggal menunggu pembicaraan dengan tiga kementerian, yaitu Kementerian Pertahanan, Sekretariat Negara dan Perdagangan. Hal itu diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Nizar Ali, saat acara ramah tamah, di Taman Santap Rumah Kayu, Wayhalim, Bandar Lampung, Sabtu (3/2).

“Kalau sudah dilaksanakan pembicaraan dengan 3 kementerian itu, maka tinggal menunggu keputusan penetapan status embarkasi haji penuh. Pembicaraan dengan 3 kementrian ini akan menghasilkan penetapan keputusan, untuk menjadikan Bandara Radin Intan II sebagai bandara embarkasi haji penuh. Oleh karena itu, kita mendorong Pemprov Lampung untuk segera melakukan pembicaraan dengan 3 kementerian ini,” jelas dia.

Sejauh ini, Pemprov Lampung telah berusaha keras menjadikan Bandara Radin Inten II sebagai embarkasi haji penuh. Pihak Pemprov bahkan berhasil mendatangkan Tim Kementerian Agama ke Provinsi Lampung untuk melakukan peninjauan langsung ke Bandara Radin Intan II dan Asrama Haji Islamic Center.

Nizar menjelaskan, kunjungan kerja yang dilaksanakan ini adalah untuk meninjau kesiapan Provinsi Lampung menjadikan Bandara Radin Intan II menjadi bandara internasional dan kesiapan asrama haji menjadi asrama haji embarkasi.

“Hari ini, kita sharing bersama. Termasuk persoalan bandara yang harus memiliki landasan pacu yang memenuhi syarat, seperti panjangnya run away. Kalau hal itu bisa segera dilakukan, tentu asrama haji juga bisa menjadi asrama haji dengan embarkasi penuh secepatnya,” kata Nizar.

Bandara internasional, lanjut dia, merupakan bandara dengan penerbangan koneksi antar negara. “Kalau asrama haji sudah memenuhi syarat, apalagi ada penambahan-penambahan fasilitas baru sebagai kelengkapan fasilitas calon jamaah, paling tidak dua kloter harus tertampung dalam asrama haji. Jadi kalau bandara bisa memproses ini tentu ketetapan asrama embarkasi haji penuh akan cepat, sehingga bisa mengejar pemberangkatan haji tahun 2018,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bandara Radin Intan II, Asep Kosasih Samapta menjelaskan, pihak bandara selalu siap mendukung untuk Bandara Rain Inten II menjadi embarkasi haji penuh. “Kami sudah memenuhi segala requirement. Maret 2018 ini terkait masalah garbarata sudah selesai. Bandara Radin Intan II meskipun kelas 1 tapi kelas 1 plus. Tidak ada lagi permasalahan, tinggal menunggu acc dari 3 kementrian itu saja.” pungkas Asep. (Sl/*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY