Memudahkan Para Petani, Dendi Akan Bangun RPH dan Rumah Pengering Jagung di Pesawaran

Pesawaran (Pena Berlian Online)- Calon petahana Dendi Ramadhona akan membangun rumah potong hewan (RPH) dan rumah pengering (oven) jagung di Desa Pujorahayu, Kecamatan Negerikaton, Pesawaran.

Potensi hewan ternak dan hasil pertanian jagung yang selama ini belum maksimal dikelola sehingga belum mampu membawa kesejahteraan menyeluruh bagi masyarakat Desa Pujorahayu.

Hal ini disampaikan saat Dendi bersilaturahmi sekaligus kampanye tatap muka di Desa Pujorahayu, Di Kecamatan Negerikaton, Pesawaran, Kamis 22/10/2020.

Dendi ramadhona. KS. ST, “Menilai selama ini hasil hewan ternak, seperti kambing selalu dimanfaatkan wilayah lain untuk di ekspor keluar negeri, sehingga harga jualnya masih rendah.

Selama ini Pesawaran penghasil kambing yang selalu di kirim ke Surabaya, setelah itu di ekspor ke Arab. Oleh sebab itu, nantinya kita akan bangun RPH di Desa Pujorahayu sehingga hasil ternaknya nanti sudah berbentuk fillet dan siap diekspor ke negara Arab, tentunya harga jual pun akan ikut naik,” harap Dendi.

Lebih lanjut, ” Dendi,” Selama ini petani jagung di Desa Pujarahayu masih terkendala hasil panen yang mengandalkan pengeringan secara alami.” Sehingga kedepannya, akan membangun oven jagung yang direncanakan dapat dimanfaatkan tiga desa, yaitu Pujarahayu, Roworejo, dan Lumbirejo.”

Kedepanya kita akan bangun rumah oven jagung untuk petani agar dapat mengeringkan hasil panen jagung, untuk sementara akan digunakan tiga desa, Pujarahayu, Roworejo, Lumbirejo,” harapnya.terangnya.”

Tentunya menurut Dendi, untuk siapa saja yang akan menggunakan jasa pengering tersebut akan diterapkan penjadwalan sehingga lebih tertib dan lebih terarah.

Tentunya, nanti kita jadwalkan bagi masyarakat yang ingin menggunakan pengering¬† ini, mengantri dan dibuatkan jadwal ini agar lebih teratur dan tertib,” ungkapnya. (Wandi)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *