Mapolres Lampung Selatan Ludes, Ini Dia Fakta-Fakta dan Kesaksiannya

0
119

LAMPUNG SELATAN, (Pena Berlian Online) – Mapolres Lampung Selatan luluh lantak dilalap si jago merah, Kamis (2/5/2019) sekitar pukul 11.15 WIB yang diuga dipicu korsleting listrik di ruang bagian umum.Hampir tak ada yang tersisa akibat kebakaran tersebut.
Seluruh bangunan mapolres habis terbakar, termasuk ruang Kapolres, Wakapolres, reskrim, intelkam, satuan narkoba, ruang tahanan, hingga ruangan penyimpangan senjata yang berada di bagian belakang gedung.

Berikut fakta-fakta terkait kebakaran itu :
1. Tersisa ruang Kasat Lantas
Yang tersisa tinggal ruang Kasat Lantas yang berada di sisi kiri mapolres, berdampingan dengan ruang pembuatan SIM.
Selain itu, dokumen-dokumen habis terbakar.
Tiga unit kendaraan, termasuk mobil pelayanan lantas keliling, juga ikut terbakar.

2. Kapolres Perintahkan Evakuasi Warga dan Tahanan

Kebakaran ini membuat seluruh anggota yang berada di dalam ruangan panik dan berhamburan keluar ruangan.Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan yang sedang menghadiri sosialisasi terkait dengan penggunaan anjing pelacak dari Bareskrim Mabes Polri di aula belakang mapolres pun segera keluar.
Ia langsung berteriak menyerukan agar seluruh anggota yang sedang bekerja untuk keluar gedung.
Dia pun langsung meminta anggota untuk melakukan evakuasi para tahanan serta masyarakat yang sedang melakukan pembuatan SKCK.
“Saya mendapatkan laporan dari staf terjadi kebakaran. Saat itu saya sedang mengikuti rapat sosialisasi terkait dengan penggunaan anjing pelacak dari Bareskrim. Segera saya keluar dan berteriak meminta kepada seluruh anggota segera keluar, karena api terus membesar,” kata dia kepada Tribunlampung.co.id.
3. Api berasal dari ruang bagian perencanaan seksi umum.
Api dengan cepat membesar karena pada saat bersamaan angin bertiup dengan kencangnya.
Polisi pun segera mengevakuasi 49 tahanan di bagian reskrim dan 4 tahanan dari unit narkoba.
Para tahanan ini dititipkan di Lapas Kelas II Kalianda.
“Segera saya minta para tahanan dievakuasi. Saya langsung meminta membuat jalur untuk evakuasi. Termasuk warga yang sedang membuat SKCK di bagian intelkam,” ujarnya.
Api dengan cepat membakar bagunan utama Mapolres Lampung Selatan.

4. Sempat Terdengar Letusan di Ruang Penyimpanan Senjata

Bahkan sempat terdengar suara letusan dari ruang penyimpanan senjata mapolres Lamsel saat api membesar dan melalap ruang tersebut.
Kondisi itu sempat membuat personel kepolisian dan petugas damkar yang berusaha memadamkan api khawatir dan ekstra hati-hati karena khawatir adanya amunisi yang meletus karena terbakar nyasar mengenai petugas.
5. Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Untuk memadamkan api, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Lampung Selatan dan ASDP Bakauheni serta mobil water canon pun dikerahkan.
Api bisa dijinakkan setelah sekitar satu jam upaya pemadaman.
Menurut AKBP M Syarhan, penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik pada ruang bagian perencanaan.
Akibat kebakaran ini tidak hanya ruangan Kapolres dan Wakapolres, seluruh ruangan di gedung utama mapolres habis terbakar termasuk ruang penyimpanan senjata dan ruang tahanan.

Sampai menjelang sore kemarin, kepulan asap masih terlihat di beberapa bagian ruangan yang terbakar meski api sudah bisa dijinakkan.
Garis polisi (police line) pun terpasang tepat di depan Mapolres Lampung Selatan.
Peristiwa kebarakan Mapolres Lampung Selatan ini menjadi perhatian warga yang memadati jalanan di depan kantor mapolres.
Hingga sempat membuat akses kendaraan terhambat.

Turunkan Puslabfor
Mendengar peristiwa kebakaran ini, Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto langsung mendatangi Mapolres Lamsel.
Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan, kebakaran yang terjadi di Mapolres Lampung Selatan diduga karena korsleting listrik pada ruangan bagian perencanaan/umum.
Namun untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaraan, pihaknya telah meminta Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri melakukan pemeriksaan.
“Kita akan menunggu hasil dari Puslabfor. Nanti hasilnya akan kita sampaikan kepada publik,” terang kapolda.
Ia meneruskan, saat terjadi kebakaran, api dengan cepat membesar Sebab, angin cukup kencang.
Api menyebar melalui atap ke ruangan lainnya. Apalagi kondisi bangunan Mapores Lampung Selatan merupakan bangunan lama yang dibangun pada tahun 1982.
Upaya pemadaman api pun telah dilakukan namun api dengan cepat merambat dan membesar.
“Kita besyukur tidak ada korban jiwa. Seluruh anggota dan juga tahanan bisa dievakuasi dengan selamat. Meski bangunan mapolres tidak bisa ditolong,” kata Irjen Pol Purwadi Arianto.

Kantor Akan Dipindah
Kapolda Lampung Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto memastikan pelayanan kepada masyarakat akan tetap berlangsung, meski kantor Mapolres Lampung Selatan sudah habis terbakar.
Ia mengatakan, pelayanan akan dipindah untuk sementara waktu.
“Kita sudah ada 1-2 tempat. Tetapi kita masih akan meminta kepada pemerintah daerah tempat mana yang tepat untuk pelayanan. Karena kita ingin kantor sementara ini tidak jauh untuk dijangkau masyarakat,” ujarnya saat meninjau mapolres yang kebakaran, Kamis, 2 Mei 2019.
Terkait dengan jumlah kerugian dari peristiwa kebakaran tersebut, Irjen Pol Purwadi Arianto mengatakan, kerusakan dan kerugian masih diinventarisasi dan dihitung oleh bagian logistik.

“Kita belum tahu. Masih dihitung oleh bagian kara logistik untuk kerugian,” terang dia.
Terkait dokumen dan barang bukti beberapa kasus kriminal yang ikut terbakar, kapolda mengatakan, untuk penanganan kasus yang ada di Mapolres Lampung Selatan akan dikoordinasikan dengan penegak hukum lainnya, seperti kejaksaan.

Penanganan kasus tetap akan dilakukan.
Untuk diketahui, kebakaran di mapolres selain memusnahkan banyak dokumen penting, juga menghanguskan barang bukti beberapa kasus kriminal yang saat ini sedang ditangani oleh Mapolres Lampung Selatan.

“Tadi sudah dilihat memang banyak dokumen yang tidak bisa diselamatkan. Ada juga barang bukti. Tadi di bagian narkoba juga sudah dilihat, brangkas penyimpan barang bukti terbakar. Tetapi kita belum pastikan isinya,” katanya.
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang ikut meninjau kebakaran tersebut mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan Polres Lampung Selatan terkait relokasi bangunan sementara agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Kita akan siapkan tempat, gedung sementara untuk aktivitas dan kegiatan sehari-hari anggota polres,” ujarnya. (trb/**)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY