Kepsek SMAN 1 Kota Metro, Purwaningsih : Kurikulum Punnya Tiga Dimensi

0
98

Metro (Pena Berlian Online)– Pada dasarnya konsep kurikulum memiliki tiga dimensi pengertian, yakni kurikulum sebagai mata pelajaran, kurikulum sebagai pengalaman belajar, dan kurikulum sebagai perencanaan program pembelajaran.

Hal itu diungkapkan Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Metro, Purwaningsih saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (07/02/2018).

“Sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003, kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Kesemua itu memiliki tujuan tertentu yang meliputi tujuan pendidikan Nasional serta kesesuaian, kondisi, potensi, satuan pendidikan dan peserta didik serta kesesuaian dengan kekhasan,” jelasnya.

Lebih jauh Purwaningsih mengatakan, Kurikulum disusun untuk melancarkan proses berlajar mengajar di bawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan, selain kegiatan yang formal ataupun tak formal. Perkembangan psikologi, psikiatri, antropologi, kebudayaan dan sosiologi, terjadi pula perubahan dalam pemikiran di bidang pendidikan dan pengajaran.

“Sebagian ahli ada yang mengartikan kurikulum adalah segala usaha yang dilakukan oleh sekolah untuk memperoleh hasil yang diharapkan dalam situasi di dalam maupun luar sekolah,” ujarnya.

Purwaningsih menambahkan, SMA N 1 Kota Metro sendir menerapkan kurikulum sebagai suatu kegiatan, yang sering disebut dengan istilah kurikulum sebagai suatu realita atau implementasi kurikulum secara teoretis.

“Dimensi kurikulum ini adalah pelaksanaan dari kurikulum sebagai suatu rencana tertulis dan sebagai suatu hasil yang merupakan konsekuensi dari kurikulum sebagai suatu kegiatan. Didalamnya juga merepresentasikan (mewakili) kebenaran dari cita-cita semula pada saat kurikulum itu akan dibuat dan memiliki sisi efektivitas dalam pengembangan kurikulum dan fungsi langsung dalam masyarakat. Dan didapati hasil pengalaman-pengalaman di kelas yang mengalami pengembangan kulminasi (sampai puncak tertinggi/maksimal). Sesuai dengan tujuan utama pendidikan yaitu memanusiakan manusia,” tutupnya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY