Kapolres Lamtim Hadiri Acara Peresmian Aliansi Nelayan Tradisional

0
269
( foto Kapolres Lamtim Oleh Herwan toni)
Lampung Timur(PBO)- Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra E., S.IK., M.H., dan jajaran  beserta ,Kepala dinas peternakan  dan perikanan Yudinal, Camat Labuhan maringgai Isma,il .SE  dan  Forkopincam Labuhan Maringgai menghadiri acara peresmian Aliansi nelayan tradisional muara kuala penet di TPI Desa Margasari  Labuhan Maringgai Lampung Timur.  Acara yang ber langsung  di gedung sekaya maritim komplek tpi   kuala penet tersebut  dihadiri oleh  seluruh nelayan tradisional yang ada di muara kuala penet  desa margasari ,sukorahayu dsk.
Dalam sambutannya Kapolres Lampung Timur menyatakan
Bahwa Kepolisian hadir dalam kegiatan ini untuk bersilaturahmi dengan masyarakat tanpa ada kepentingan lain.
Dengan terbentuknya aliansi nelayan tradisional tersebut Kapolres Lampung Timur berharap semua aspirasi para nelayan dapat di tampung serta memenuhi suara para nelayan.
Polres Lampung Timur dalam hal permasahan antara nelayan siap membantu dan memfasilitasi agar tercipta situasi aman , dan masyarakat nelayan dapat menjaga situasi dan mentaati peraturan hukum yang berlaku. Dalam hal ini Kepolisian tidak ada kepentingan hanya untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif agar masyarakat dapat bekerja dengan nyaman.
Ketua Aliansi Nelayan Tradisional Bapak Subandrio mengatakan bahwa terbentuknya Aliansi tersebut adalah menindak lanjuti keluhan para nelayan guna mempererat tali silaturahmi agar terwujudnya nelayan tradisional yang bersatu. Aliansi bertujuan untuk melindungi nelayan tradisional Agar nelayan tradisional meningkat perekonomiannya dan menjadi sejahteraan.
Dalam  kegiatan  tersebut Kapolres Lampung Timur berbincang dengan tokoh nelayan, di dalam perbincangan tersebut Kapolres Lampung timur mengajak nelayan,. jika ada surat edaran baru maka masyarakat harus menunggu bukti riil terlebih dahulu. Bahwa aturan tentang batasan nelayan telah ada aturanya.Polres akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dengan aturan yg baru seperti informasi dari para nelayan
dengan pemda tentang penggunaan fasilitas di tpi
.
Bahwa pada saat pertemuan di polres telah disepakati tentang batas tangkapan nelayan namun pihak dari nelayan bagan tidak mau menandatangi kesepakatan
bahwa Polres Lampung Timur siap melakukan penindakan terhadap nelayan yg menyalahi aturan.(tim)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY