Inspektorat Pesawaran Dalami Dugaan Kasus DD Desa Baturaja

0
1056
( foto Ilustrasi)

PESAWARAN(PBO)- Inspektorat Kabupaten Pesawaran, terus mendalami dugaan kasus  Dana Desa (DD) di Desa Baturaja Kecamatan Punduh Pidada,Hal itu  diungkapkan Inspektur Chabrasman, yang dalam hal ini diwakili oleh Inspektur Pembantu (Irban II) Yuli Hartono,
Dan Kita Pun sudah turun kelapangan untuk mengumpulkan bukti-bukti untuk memperkuat apakah benar tuduhan yang dikeluarkan masyarakat saat berorasi di depan kantor bupati beberapa hari lalu,” tutur nya,(2/11).

Saat ini Menurutnya, belum bisa memberikan keterangan terkait bukti-bukti yang  ditemukan dilapangan, karena itu nanti akan dirapatkan kembali oleh tim yang menangani masalah ini. “Ya nantilah, setelah semua sudah dirapatkan kemudian kita beritahukan kepada pak bupati, baru kita bisa beri keterangan kepada teman-teman semua,ungkap nya.

Disisi Lain Waktu di beritakan sebelumnya, Masyarakat sudah  Geram dengan kelakuan Kades Baturaja-Punduh Pidada(Rukun Purwadi)yang tidak kunjung  merealisasi Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat, ratusan warga Desa Baturaja, pun Melakukan  orasi di depan kantor bupati menuntut agar kepala desanya digulingkan dari jabatannya juga dan di Proses Secara Hukum,
Koordinator aksi demo, Saiful Efendi mengatakan, warga sudah sangat  geram dengan kelakuan Kades Baturaja,  yang tak kunjung  merealisasi Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat, lalu tak melibatkan aparatur desa setempatdan  menaikkan harga raskin secara sepihak di Dusun Curup Jaya 2000 persak.

Berdasarkan laporan dari kecamatan, pembangunan fisik dari DD yang diterima sebesar 60 persen pada tahap pertama sudah direalisasikan namun kenyataannya tidak ada yang dikerjakan sama sekali ,” ucap Saiful Efendi.

Selain itu, jelas dia, dalam pembuatan KTP, Akta Lahir administrasi kependudukan lainnya warga dikenakan biaya Rp150 – Rp300 ribu. Dan Kades melakukan pemecatan sepihak Kadus Panglon desa setempat tanpa ada alasan yang jelas.

“Kami dari perwakilan masyarakat yang hadir diantaranya, Sekdes, BPD, Kaur, RT dan tokoh masyarakat setempat sudah geram dan meminta agar kades, Rukun Purwadi deberhentikan dari jabatannya, dan meminta aparat penegak hukum memproses laporan kami,” ucap dia seraya menyampaikan usai dari pemkab, masyarakat juga akan ke kantor DPRD untuk menyampaikan aspirasi.

Sementara itu, Asisten I Pemkab Pesawaran, Syukur yang menerima perwakilan masyarakat yang melakukan demo tersebut sudah merangkum semua aspirasi yang disampaikan masyarakat, dan akan melaporkannya kepada bupati, untuk ditindak lanjuti atas laporan tersebut .

“Senin nanti akan kita lapor kepada bupati, dan akan menurunkan tim pemeriksa, untuk masalah pemberhentian ini tentu melalui proses, dan ada tahapannya dan kita akan lakukan sesuai dengan prosedur, dan masyarakat percayakan hal ini kepada Pemkab, dan semua ini akan kita proses,” Ungkap nya.(Deva)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY