Ike Edwin: 90 Persen Lampung Layak jadi Ibu Kota

0
196

Bandar Lampung (Pena Berlian Online) – Wacana pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia yang beberapa waktu lalu dikemukakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir. Hal ini melahirkan sejumlah kajian para akademisi dan tokoh di berbagai daerah yang dinilai layak dan potensial untuk menjadi lokasi pengganti Jakarta yang semakin macet, padat penduduk dan memiliki banyak problem sosial lainnya.

Selain Kalimantan, Lampung menjadi salah satu provinsi yang digadang-gadang layak menjadi ibu kota. Banyak tokoh masyarakat yang berharap Lampung bisa menggantikan Jakarta sebagai ibu kota Harapan ini juga diungkapkan oleh Perdana Menteri Kerajaan Adat Skala Brak Lampung, Irjenpol Dr Drs Ike Edwin, SIK SH MH MM.

Dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Lampung, Sabtu, 4/5/2019, Staf Ahli Sosial Politik (Sahli Sospol) Kapolri ini menegaskan, melihat dari sejumlah aspek, 90 persen Lampung layak menjadi ibu kota.

“Siapa yang tidak mau daerahnya jadi ibu kota negara? Siapa? Semua mau. Provinsi yang disurvei semua berebut ingin daerahnya yang terpilih. Dan saya ingin katakan, 90 persen Lampung pantas dan siap jadi pusat pemerintahan,” cetus mantan Kapolda Lampung itu.

Viralis salam jari bentuk huruf kapital “L” yang bermakna Salam Lampung Bermartabat ini, mengulas balik potensi kekayaan sumber daya alam dan sumber daya manusia Provinsi Lampung yang didiami 32 etnis yang saling hidup guyub-rukun sekian lama, tak lupa menegaskan sebuah tanya, sekaligus menjawabnya bangga.

Dari itu, Dang Gusti, sapaannya, sejak dua tahun lalu saat turut didapuk jadi narasumber FGD DKI Lampung II di kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera), 3 Oktober 2017, hingga kini dia terus setia berjuang bersama seirama.

“Saya sangat mendukung mereka ini, para pejuang DKI Lampung yang ingin menjadikan Lampung maju, menjadi kota dunia. Saya sangat senang, dan sambut sekali. Saya sambut orang-orang yang mau majukan Lampung dengan niatnya, dengan nawaitunya,” tegasnya.

Berharap Lamban Gedung Kuning miliknya terus dapat menghadirkan manfaat sebagai rumah rakyat, jenderal yang dikenal dengan gayanya yang merakyat ini pun mendoakan keberhasilan perjuangan mewujudkan #dkilampung.

“Saya berdoa semoga Lampung jadi ibu kota pusat pemerintahan negara. Saya pernah dinas di Palangkaraya, pernah Wakapolda Sulawesi Selatan, dan saya orang Lampung. Dari berbagai keunggulan indikator kajian, ingat juga, Lampung dekat kota Jakarta,” pungkasnya meyakinkan.

Bertempat di Lamban Gedung Kuning, Sukarame, Bandar Lampung, acara FGD dihadiri puluhan tokoh, antara lain Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Kepala Bappeda setempat Febrizal Levi, acara yang berjalan seru itu diawali pemutaran rekaman suara keterangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Usai Rapat Terbatas Kabinet Kerja membahas kelanjutan program relokasi ibu kota pusat pemerintahan negara, yang menghasilkan keputusan progresif dengan keberanian politik Presiden mantap akan melanjutkannya dan menyebut lokasinya di luar Jawa.(Yahya)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY