Hearing, Ketua Komisi I DPRD Tuba Herwan Saleh: Kadis PTSP Akui PT HRJ Tak Miliki Izin

0
16

TULANGBAWANG (PBO) – Hearing tertutup dipimpin oleh Ketua Komisi I Hi. Herwan Saleh, SE dan diikuti anggotanya. Bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulangbawang. Hi. Herwan Saleh, SE mengatakan Dalam hasil hearing Kepala Dinas PMPTSP Lusiana membenarkan. Bahwa PT. Harapan Restu Jaya tidak mengantongi izin usaha dan TDG.

“Hasil dengar pendapat kami tadi Kadis PMPTSP mengatakan PT HRJ tidak memiliki izin sebagaimana atas laporan LSM Galang,” ucap Herwan Saleh diruang rapat Komisi I kepada Tim media.

Komisi I DPRD Kabupaten Tulangbawang saat hearing tertutup bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyikapi persoalan Gudang Pupuk Subsidi PT Harapan Restu Jaya, yang tidak memiliki izin usaha dan Tanda Daftar Gudang (TDG), hearing digelar di ruang rapat Komisi I DPRD Kabupaten setempat, Kamis (13/08/2020).

Herwan Saleh mengungkapkan, Pihaknya akan mengundang kembali atau hearing dengan Dinas yang membidangi terkait izin PT HRJ agar sinkron dan tidak ada lagi saling menyatakan lempar kesalahan.

“Dalam waktu dekat kami akan panggil kembali Dinas Perdagangan dan Satpol-PP, untuk menanyakan kembali langkah dan proses selanjutnya. Penegakan Perda kan bagian mereka (Satpol-PP-red),” tegas pria yang akrab di sapa Buya.

Buya Herwan melanjutkan, Apabila semua sudah sinkron dan memenuhi unsur pihaknya beserta Dinas terkait alan segera membuat tindakan tegas terhadap perusahaan tersebut.

“Menurut penjelasan Kadis Lusiana, pihak PT HRJ sudah pernah kontakan melalui via ponsel ke pihaknya (DPMPTSP) untuk membuat surat izin usaha. Namun sampai saat ini belum pernah ada berkas yang masuk ke kantor mereka,” jelas Buya Herwan.

Lebih jauh Buya Herwan mengatakan, disini audah bisa kita simpulkan bahwa tidak ada iktikad baik pihak PT HRJ dalam artian tidak mengindahkan Perda Kabupaten Tulangbawang kalau seperti ini dibiarkan akan berdampak buruk bagi PAD kabupaten yang Berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur kedepannya.

“Kita lihat hasil dan keterangan dari Dinas Perdagangan dan Satpol-PP setelah hearing pekan depan. Apabila memenuhi unsur kesalahan maka PT HRJ akan kuta laporkan ke Polres Tuba,” tegas Buya Herwan.(Mcr)

Baca berita sebelumnya: http://penaberlian.com/pekan-depan-komisi-i-dprd-tuba-panggil-dinas-pmtsp-dan-pt-hrj/

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY