Hasil Audit Dugaan Korupsi DD Payungmakmur Siap Dilimpahkan Infspektorat ke-Kejaksaan

0
400
Tim Inspektorat sedang audit dugaan Korupsi Dana Desa Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian. (Foto Doc).

Pubian-Lampungtengah ( Pena Berlian Online)-Proses audit yang dilakukan oleh pihak inspektorat Kabupaten Lampung Tengah soal laporan LSM LPAB serta puluhan masyarakat tentang dugaan korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) oknum Kepala Kampung Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah, sudah mencapai 80 persen dan siap diserahkan ke Kejaksaan Negri Gunung Sugih.

Pasalnya proses lambatnya audit oleh pihak Inspektorat sempat di pertannyakan oleh pelapor, yakni Ketua LPAB Sofyan karena, seperti yang diberitakan. Namun hal ini dikarenakan pihak kejksaan menunggu hasil audit dari inspektorat.

Terpisah, saat dikonfirmasi terkait audit pihak inspektorat melalui Irban II, Yasir Asromi mengatakan, proses audit masih tetap berjalan dan sudah mencapai 80 persen serta siap di serahkan kepada kejaksaan.

“Sudah 80 persen hasil audit kita, tinggal mengumpulkan keterngan yang ada. Tinggal sedikit lagi, yang jelas merapikan laporan yang ada”tegas Yasir, Kamis (4/7/2019).

Dikonfirmasi terkait laporan LPAB menganai adanya dugaan pennyimpangan ADD Dan DD di Kampung Payung Makmur sesuai Irban II wilayah ini tidak menmpik.

“Ini pemeriksaan belum tuntas, kalau mau dikatakan 100 persen benar, ya tidk juga.Ya nanti kita lihat kesalahan seperti apa dan sejauh mana, ini kita bekerja bersama tim kalau memang ada dana yang harus di kembalikan ya, kemblikan. Tidak ada yang ditutupi atau tolong-tolong”ujarnya.

Pihak inspektorat akan secepatnya mennyelesaikan dan mennyerahkan hasil audit kepada pihak kejksaan.”Secepatnya akan kami serahkan, mohon doakan ahir bulan ini kami serahkan”kata yasir.

Terpisah, sejumlah tokoh masyarakat Kampung Payung Makmur, kecamatan setempat meminta kepada pihak Inspektorat dan Kejaksaan Negri Gunungsugih, agar secepatnya menuntaskan masalh tersebut. Sebab menurut masyarakat setempat kasus ini sudah lama belum ada kejelasan.

“Saya berharap jangan sampai ada main mata antara Inspektorat dan Kejaksaan dengan Kepala Kampung Payung Makmur. Tidak mungkin kami melaporkan masalah dugaan korupsi Dana Desa jika tidak mengandung kebenarannya. Contohnya saja pihak Inspektorat sendiri sudah tau langsung keterangan dari warga jika untuk Honor Guru PAUD dan TK serta bantuan keagamaan tidak sesuai dengan laporan pertanggungjawaban yang mereka buat,”ujar salah satu warga setempat, Suparno pada Minggu ( 8/7/2019).

Suparno berharap, jika terbukti kerpala kampungnya melakukan dugaan tindak pidana korupsi DD dan ADD Tahun 207-208, agar diproses sesuai hukum yang berlaku. “Oleh karena itu saya meminta kepada aparat penegak hukum agar bekerja secara profesional agar masyarakat percaya jika proses hukum dinegara kita ini tidak tebang pilih serta masih ada keadilan,”ujar Suparno.

Suparno juga mennyampaikan, jika ini berlarut-larut dirinya dengan masyarakat lainnya akan mendatangi kembali untuk menannyakan kasus tersebut.”Jika ini tidak kejelasan kami akan datangi lagi pihak kejaksaan dan inspektorat untuk mepertannyakan kinerja mereka,”pungkanya.(Suhadiyono/Kurniawan).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY