Gubernur Siapkan Lamsel Jadi Lokomotif Pembangunan Terdepan Sumatera

0
69
Foto: Istimewa

LAMPUNG SELATAN, (PBO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus memperkuat Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) sebagai front liner (garis terdepan), dalam mengambil alih tongkat estafet pembangunan dengan makin padatnya Pulau Jawa. Hal itu merupakan konsekuensi letak geografis Lamsel yang menjadi pangkal keberadaan lokomotif pembangunan infrastuktur Pulau Sumatera.

“Presiden bisa membangun dimana saja di seluruh wilayah Sumatera, tetapi akan memberi efek duplikasi atau pelipat ganda ketika presiden membangun Provinsi Lampung terlebih dahulu. Karena awal konektivitas ada di Lampung, di Lampung Selatan ini,” ujar Gubernur M Ridho Ficardo, di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Senin (29/1).

Oleh sebab itu, Ridho menekankan kesiapan Lamsel dalam mengantisipasi diri menjadi daerah terdepan sebagai lokomotif Sumatera. “Ketika memulainya di Lampung, maka Lampung Selatan yang harus siap terlebih dahulu. Saya berharap para Aparatur Negeri Sipil (ASN) menyadari ini dan mempersiapkan diri,” kata dia.

Ridho mengatakan, banyak tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada Pemprov Lampung, guna mempersiapkan tongkat estafet pertumbuhan, kemakmuran, kemajuan dimasa yang akan datang. Dan pembangunan tersebut banyak yang bersinergi dengan Kabupaten Lampung Selatan. Di antaranya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Bandara Radin Inten II, dan Pelabuhan Penyeberanga, termasuk pembangunan kawasan untuk Kepolisian Daerah Lampung.

“Kemarin saya sampaikan kepada bapak presiden untuk lahan pemerintah pusat yang ada di Lamsel register I, dialihkan menjadi Kawasan Industri. Ini untuk anak cucu kita, masyarakat kita. Ketika harap bisa mewujudkan sekitar 3 ribu hektar untuk indsutri itu. Jika ini terwujud maka akan membuka lapangan kerja puluhan ribu orang, dan mendatangkan investasi puluhan bahkan ratusan triliun untuk anak-anak dan masyarakat Lampung. Pertumbuhannya jelas untuk Kabupaten Lamsel. Selain itu, di Kabupaten Lamsel akan dibangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Ini telah disetujui oleh Menteri Pariwisata,” kata Ridho.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkab Lamsel yang mendukung program pemprov. “Saya mengapresiasi Kabupaten Lamsel karena menjaga baik wajah Provinsi Lampung, dan juga program nasional untuk menyejahterakan masyarakat Lampung,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan bantuan untuk Program Pembangunan Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun 2018, dengan total anggaran sebesar Rp66,98 miliar, bantuan untuk Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa berupa Program Gerbang Desa Saburai TA 2018 untuk Kabupaten Lamsel sebesar Rp1,68 milyar, bantuan Kelurahan sebesar Rp6 Juta, dan Bantuan bagi Desa/Kampung/Pekon/Tiyuh sebesar Rp6 Juta.

Selain itu, pemprov juga memberikan bantuan kepada masyarakat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung untuk Kabupaten Lamsel sebesar Rp3,24 Milyar. Untuk Bidang Sosial yakni Bantuan Buffer Stock bencana alam untuk Dinas Sosial Lamsel senilai Rp23,5 Juta. (sl/*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY