Diduga Korsleting Arus Pendek Listrik, Ponpes Al-Fatah Natar Hangus Terbakar

0
721

[socialpoll id=”2480944″]Natar-Lampungselatan (Pena Berlian Online)-Pondok Pesantren (Ponpes) Islam AL Fatah Al Muhajirun, Desa Negararatu, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Lampung, terbakar, pada Senin (5/2/2018).

Diduga korsleting arus pendek listrik pada AC yang berada diatas plapon antara gudang dan plapon ruang kelas kuliah yang menjadi penyebab kebakaran. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun sebanyak lima ruangan dibagian depan Ponpes AL Fatah, nyaris ludes terbakar.

Di Ponpes ini juga, tempat salah satu putra dari pimpinan Umum/Redaksi media ini, M. Nurullah RS, bernama Farid Albarzand menempuh ilmu di pesantren.

Menurut salah seorang Ustadz Pengurus Ponpes Al Fatah, Nurhadis, peristiwa kebakaran terjadi pada waktu shalat Asar sekitar pukul 18.30 WIB.

“Usai menunaikan shalat Asar, kami baru mengetahui telah terjadi kebakaran di Ponpes AL Fatah,”kata Nurhadis.

Sesampainya dilokasi lanjut Nurhadis, api sudah membesar seolah menyelimuti gudang dan ruang kelas kuliah. Melihat itu, seluruh ustadz, Santri, dan warga sekitar bersama Tim rescue Ponpes AL Fatah berlarian dengan membawa alat seadanya berupaya untuk menjinakkan api dan memutus jalan api dengan membongkar genteng, agar tidak merembet keruang lainnya, Sayangnya, kobaran api terus membesar melalap Lima ruang yang ada dibagian depan gerbang Ponpes AL Fatah.

“Lima ruang yang terbakar yakni, dua ruang Kuliah, satu ruang Laboratorium, ruang kantor dan gudang,”ujarnya.

Kobaran api baru bisa dijinakan dan padam setelah petugas dengan mengendarai dua mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi, “Dari hasil pendataan sementara, kerugian yang diderita akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 500 juta,”ungkapnya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Natar, Aiptu. Zulkarnain M mengatakan, setelah mendapatkan informasi ia langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menghubungi petugas Damkar.

“Setelah dapat laporan saya langsung kesini. Saat saya menghubungi petugas Damkar ternyata masyarakat sekitar sudah lebih dulu menghubungi petugas Damkar sehingga petugas cepat datang dan berhasil memadamkan api,”terangnya.

Untuk mengamankan lokasi kebakaran, tambah Zulkarnain M, ia bersama petugas Polsek Natar memasang garis polisi di seputar Lima ruang yang terbakar.

“Garis Polisi kita pasang untuk membatasi lokasi dari warga yang ingin menyaksikan pasca ke bakaran di Pompes Al Fatah,”imbuhnya.(Red).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY