Dewan Pendidikan Tuding Mutasi Guru SMPN 10 Salahi Aturan

0
195

Metro (Pena Berlian Online) – Kasus arogansi Kepala Sekolah SMP Negri 10 Supardi  merespon Dewan Pendidikan setempat. Dewan Pendidikan mendatangi sekolah SMPN 10 untuk mengklarifikasi masalah yang ada di sekolah tersebut, Kamis (22/2).

Menurut Ketua Dewan Pendidikan Yahya Wilis perihal pemindahan yang dilakukan terhadap guru Bahasa Indonesia sebaiknya sesuai dengan peraturan yang telah ada. Dikatakannya, mutasi tersebut, sesungguhnya didalam ketentuan yang telah ada sebenarnya tidak bisa dilakukan.

“Kita lihat dalam proses mutasi ini masih banyak ketimpangan ketimpangan. Ini yang harus kita luruskan, nanti kita akan memberi arahan kepada dinas terkait yaitu dinas pendidikan,” ucapnya.

Mengenai dasar usulan mutasi oleh kepala sekolah yang beralasan dikarenakan adanya miskomunikasi menurut Yahya sesungguhnya tidak perlu sampai dilakukan mutasi. “Mengenai miskomunikasi tersebut seyogyanya dilakukan pembinaan tertulis maupun lisan terlebih dahulu, sesuai dengan peraturan yang ada,” ucapnya.

Menurutnya, dilihat dari prosedur yang telah ada, mutasi tersebut masih banyak kekurangan. Dikarenakan pihak sekolah belum dapat membuktikan dalam beberapa hal.

“Kalau mutasi penyegaran berarti bisa semua, harus bisa membedakan penyegaran dengan semaunya sendiri. Pada dasarnya mutasi itu belum pas, sebab dewan pendidikan waktu melakukan pendataan sebenarnya sekolah ini masih kekurangan guru bahasa Indonesia, sebagai bukti guru SMPN 8 mengajar disini,” tutur Yahya.

Selain itu anggota DPRD pun merespon permasalahan yang ada di SMPN 10 tersebut. Anggota komisi II DPRD Metro Alizar, sangat menyayangkan seringnya ada masalah di sekolah tersebut.( Medi).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY