Desa Dwikarya Mustika Kembangkan Usaha Penggemukan Sapi Bali

0
647
Desa Dwikarya Mustika Kembangkan Usaha Penggemukan Sapi Bali (Foto Istimewa)

Mesuji (PBO) – Pemerintah Desa Dwikarya Mustika, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji berencana mengembangkan usaha penggemukan sapi sebagai bisnis Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Kalau Bumdes memang sudah dibentuk pada 2016. Namun baru bisa mulai pengelolaannya tahun ini, menunggu dana desa turun, dalam waktu dekat,” ujar Kepala Desa Dwikarya Mustika, Rohmat kepada wartawan Minggu (9/4).

Dikatakan, hewan yang dipilih untuk dijadikan usaha milik desa ini ialah jenis sapi kuning atau sapi bali. Dalam pengelolaannya, Bumdes hanya fokus pada pengemukan, bukan pengembang-biakan.

“Kami beli sapi yang berumur 5 bulan misalnya, dalam kurun waktu delapan sampai 10 bulan, sapi ini dijual kembali dan tentunya dengan harga lebih tinggi karena bobot telah bertambah,” kata Rohmat.

Dijelaskan kades, melalui anggaran dana desa (DD), tahun ini, pengelola Bumdes telah merencanakan pembelian sapi bali sebanyak 20 ekor.

“Permodalan akan diambil dari dana pemberdayaan sebesar 30 persen dari DD pusat. Karena memang 70 persen DD wajib diperuntukan untuk pembangunan fisik. Dari dana itulah nanti untuk, biaya pembelian sapi, pembuatan kandang dan biaya pengemukan,” paparnya.

Kades meyakini usaha pengemukan sapi merupakan usaha yang menjanjikan dan dapat berkembang pesat jika dikelola dengan baik oleh Bumdes. Dengan begitu, keuntungan dari usaha pengemukan ini dapat memberikan pemasukan bagi pendapatan asli desa untuk pembangunan desa.

“Kenapa saya yakin? Karena saya sudah pernah mencoba dan alhamdulillah berhasil. Kurang lebih setahun sapi yang saya gemukkan terjual hampir dua kali lipat,” tandas kades. (*)

Sumber : Harianlampung.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY