Bupati Waykanan Sesalkan Tindakan Guru SMAN 1 Pakuanratu

0
255

Waykanan (Pena Berlian Online )-Bupati Way Kanan, Raden Adipati menyesalkan tindakan salah satu guru honor SMAN1 Pakuanratu yang diduga telah melakukan penganiayaan terhadap salah satu siswanya.

Oknum guru itu yakni, Emelia Sari,S,Pd yang mencekik leher Jeldi Ananda saat upacara bendera, Senin (12/2) kemarin.

“Kalau benarnya kejadian seperti ini saya sangat menyesalkan perbuatan yang tidak pantas di contoh apalagi dia seorang guru,” tegas Bupati Way Kanan, Raden Adipati.

Seharusnya, lanjut Raden Adipati, seorang guru mendidik dan memberikan pelajaran dan contoh yang baik untuk siswanya.

Bupati muda ini juga akan mengecek bagaimana kronologi sebenarnya, setelah itu akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung karena guru SMA/SMK di bawah koordinasi Disdik Provinsi termasuk sangsi apa yang akan diberikan kepada guru bersangkutan .

Raden Adipati Surya berpesan kepada guru yang ada di Way Kanan untuk tindak melakukan tindakan -tindakan yang justru membuat masalah baru.

 Sementara itu orang tua Jeldi Ananda, Haikari sangat menyesalkan perbuatan guru Emelia Sari, bahkan bukannya meminta maaf, oknum guru tersebut justru datang ke rumah dan mengajak ribut kembali.

“Dia (Emelia Sari, red) datang ke rumah saya seperti koboi, dan mengajak setembakan anak kami,” kata Haikari.

Haikari juga menambahkan, hari ini keluarga telah melaporkan tindakan pencekikan anaknya oleh guru Emelia Sari di Polres Way Kanan.

Haikari kepada beraninews.co mengatakan saat ini anaknya dilanda trauma dan sedih atas perlakuan gurunya terhadap dirinya dan tidak mau sekolah lagi. (Rls).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY