Bupati Winarti Berharap Alokasi Dana dari Pemerintah Dipergunakan dengan Baik

0
62
Foto: S.Mancar

Tulang Bawang, (PBO) – Pemerintah Kabupaten Tulang bawang menggelar rekonsiliasi aset sekolah dan puskesmas dalam rangka penyusunan laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten Tulang bawang tahun anggaran 2017. Acara berlangsung di gedung kartini menggala senin (29/01/18)

Hadir juga pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tulang bawang Hendriwansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Sobri, Pejabat Eselon II dan Eselon III dilingkup Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang dan para kepala dinas terkait beserta jajaran, serta seluruh Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten setempat.

Dalam hal ini Bupati Tulang Bawang mengecek langsung kehadirian para Kepala Sekolah serta Kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Tulang bawang dalam rekonsilisasi tersebut.

Bupati Tulang Bawang Winarti saat memberikan arahannya menjelaskan sebagaimana telah di ketahui bersama bahwa bidang pendidikan dan bidang kesehatan juga menjadi perhatian Pemerintah Pusat dalam Pemerintahan Jokowi sekarang, sebagai contoh adanya program KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar). Adapun program pusat lainnya, Pemerintah Pusat mengucurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan juga Block Grand kepada sekolah-sekolah diseluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Tulang Bawang.

Demikian pula halnya lanjut bupati dibidang kesehatan, Pemerintah Pusat juga mengalokasikan Dana Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Persalinan (Jampersal) guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kabupaten Tulang Bawang. Dana-dana non APBD yang diperoleh Sekolah dan Puskesmas tersebut dapat dimanfaatkan untuk melengkapi sarana dan prasarana dibidang Pendidikan dan Kesehatan.

“Namun demikian, sesuai peraturan yang berlaku, sarana dan prasarana/aset yang berasal dari dana Non APBD tersebut harus dapat dikelola, dipergunakan dan dipertanggungjawabkan dengan baik. ” jelas bupati

Sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara, aset tersebut harus tercatat sebagai aset Pemerintah Daerah dan pada tiap tahunnya harus disajikan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang.

“Oleh karena itu dilaksanakannya kegiatan rekonsiliasi aset pada hari ini adalah sebagai upaya dalam memenuhi ketentuan tersebut. Selain itu juga, pengelolaan aset ini menjadi penilaian oleh BPK RI Perwakilan Lampung sehingga menjadi hal yang sangat penting untuk memperolah Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian)” ungkapnya.

Sekolah dan puskesmas selaku penerima serta pengguna anggaran selain dari APBD mempunyai tanggungjawab dalam melaporkan penggunaan dana tersebut. Untuk itu seluruh sekolah dan puskesmas diminta agar dapat melaporkan aset yang diperolehnya melalui dana APBD maupun Non APBD secara periodik, tertib, dan akurat ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulang Bawang cq. Bidang Aset agar Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dapat disajikan dengan baik.

Pada kesempatan ini juga, bupati mengingatkan Kepada Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BPKAD Kabupaten Tulang Bawang jangan hanya konsen pada aset sekolah dan puskesmas saja tetapi juga  diperhatikan kesejahteraan guru dan tenaga kesehatan.

“Untuk itu saya minta apabila dana sertifikasi maupun dana non sertifikasi telah ditransfer oleh pemerintah pusat ke kas daerah agar segera disalurkan kepada guru-guru. Jangan sampai ada keterlambatan, hal ini sangat penting agar para guru bisa bekerja dengan maksimal.” Pungkasnya. (S.Mancar)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY