Bupati dan Wabup Tuba Lakukan Kunker di Penawar Aji dan Rawa Pitu

0
240
Foto bersama Bupati dan Wakil Bupati Tulang Bawang Winarti - Hendriwansyah saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Penawar Aji dan Kecamatan Rawa Pitu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 21 Kabupaten Tulang Bawang. Selasa (27/02/18). | Mancar

Tulang Bawang (PBO) – Bupati beserta Wakil Bupati Tulang Bawang Winarti – Hendriwansyah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kecamatan Penawar Aji dan Kecamatan Rawa Pitu, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 21 Kabupaten Tulang Bawang. Selasa (27/02/18)

Turut hadir dalam rombongan tersebut Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil VI, Ketua DPRD Tulang Bawang beserta Pejabat Eselon II Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam sambutannya Bupati Tulang Bawang menyampaikan, meskipun Kabupaten Tulang Bawang sudah berumur 21 tahun, akan tetapi kita masih tertinggal dari Kabupaten yang lebih muda dari kita. Maka dari itu kita harus berlari mengejar ketertinggalan kita.

“Semboyan Bergerak Melayani Warga bukan hanya selogan tetapi adalah cambuk bagi kita untuk bersama-sama bergotong royong mengejar ketertinggalan itu. “Ucapnya.

Winarti juga menyampaikan ada 25 Program unggulan WIN-HEN yang ia janjikan, termasuk mencakup semua bidang untuk pembangunan Kabupaten Tulang Bawang.

Masih kata Winarti, “seluruh masyarakat di ulang tahun kali ini untuk saling berinteraksi dengan seluruh elemen dan selalu bersinergi antara pemerintah dengan masyarakat. “Tuturnya.

Lanjut Winarti, di Tahun Anggaran 2017, Kecamatan Penawar Aji mendapatkan bantuan Dana Desa, yang dipergunakan untuk bidang pemberdayaan kelompok tani, penanaman pohon nangka disetiap pekarangan rumah warga, serta pembuatan kandang jepit sapi yang berfungsi sebagai tempat perkawinan suntik dan Pemeriksaan Kesehatan ternak.

Selain untuk kegiatan bidang pertanian, Dana Desa Tahun Anggaran 2017 juga untuk pembiayaan modal Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM).

“Perekonomian masyarakat Kecamatan Penawar Aji terlihat pertumbuhannya sejak masyarakat menjadi petani plasma kebun Kelapa Sawit, keunggulan ini salah satunya berada di desa Wonorejo. Selain sebagai petani warga masyarakat Kampung Wonorejo juga sebagai Peternak, seperti Sapi Bali dan Kambing.” Terangnya.

Winarti juga pesan terhadap pengelola administrasi Kampung agar dikelola sebaik-baiknya, bertanya bila masih ragu, belajar bila masih belum memahami tata kelola administrasi dengan baik, agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah yang merugikan kita semua.

“Dimana akhir-akhir ini masalah korupsi juga sangat hangat dibicarakan publik terutama dalam media massa baik lokal maupun nasional. Demikian pula upaya pemberantasannya menimbulkan pro dan kontra, karena pada hakekatnya korupsi adalah “Benalu Sosial” yang dapat merusak struktur pemerintahan dan menjadi penghambat utama untuk jalannya roda pemerintahan dan pembangunan. “Tutupnya.(Mancar)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY