Arinal Djunaidi “mulang tiuh” untuk wayangan

0
650
(foto Ils/ist)

Way kanan(PBO)- Mata Arinal Djunaidi berkaca-kaca dan kata-katanya terbata-bata saat menceritakan keluarga kecilnya di hadapan kerabat dan warga kampung halamannya, Desa Negarabatin, Kecamatan Negarabatin, Kabupaten Waykanan, usai solat Jumat (30/6/17).

“Anak saya ada empat, putri tertua hanya berusia sehari,” ujarnya sedih.

Calon gubernur Lampung yang “mulang tiuh” untuk wayangan itu menceritakan almarhum putri sulungnya dengan tersendat-sendat menahan kesedihan yang dalam.

“Putri saya cantik sekali seperti wajah keturunan Arab,” ujar mantan Sekdaprov Lampung sambil menyeka sudut matanya di depan para kerabat, tokoh agama, dan masyarakat.

Saat menceritakan dua putri dan satu putranya yang lain, Arinal Djunaidi mulai kembali cerita.

Putri kedua, kata Arinal Djunaidi sudah lulus perguruan tinggi di Singapura dan sudah berkeluarga. Sedangkan yang ketiga, putra, baru selesai wisuda dari Universitas Gajah Mada (UGM). Si bungsu, putri, katanya, berusia delapan tahun.

Mereka yang hadir ikut tertawa saat mantan Sekdaprov Lampung ini menceritakan putri bungsunya. Sang putri kerap protes karena banyak teman-tema si bungsu dan rekan Arinal yang mengira sang putri bungsu cucu Arinal.

“Saya bersyukur atas karunia Alloh SWT atas putra-putri yang dititipkan pada kami,” ujar Arinal Djunaidi.
Ketua Partai Golkar Lampung itu memperkenalkan istrinya, Rianasari.

Usai memperkenalkan keluarga kecilnya, Arinal Djunaidi menceritakan kisah masa kecilnya di Waykanan. Dia sampai kelas empat sekolah di Waykanan. Setelah itu, dia baru melanjutkan sekolahnya ke Bandarlampung.

“Saya sudah berkeinginan untuk menjadi pemimpin yang bisa membangun Provinsi Lampung sejak kecil,” katanya.

Arinal Djunaidi bergelar Sutan Dalom Pemuka Marga. Calon gubernur Lampung ini kembali hadir bersama kerabat marganya untuk berkumpul wayangan bersama masyarakat di Lapangan Kampung Pisangbaru, Kecamatan Bumiagung, Jumat (30/6/17), mulai pukul 20.00 WIB.

“Kami sangat gembira dan menyambut suka cita kedatangan pemuka marga kami, Sutan Dalom Pemuka Marga, Pakngah Arinal Djunaidi,” ujar Dedi Rindas gelar Sunan Sangratu Marga.

Dedi bersama kerabatnya menyambut sang cagub Lampung langsung solat Jumat dan makan siang khas Lampung.

Sehabis solat isa, para kerabat Arinal Djunaidi akan merapat ke lokasi wayangan yang berjarak 20 Km dari kampung marga Arinal Djunaidi.

Menurut Dedi Rindas, Arinal Djunaidi puluhan tahun, sejak sekolah hingga menjadi abdi negara, terus berbagi buat masyarakat Lampung.

Arinal Djunaidi mampir sejenak ke kampung halaman di Desa Negarabatin, Kecamatan Negarabatin,obat kerinduan warga Waykanan kepadanya selama ini.

Dia dengan para kerabatnya berbicara dalam daerah. Hadir pula dalam pertemuan usai solat jumat itu alim ulama, tokoh masyarakat,  dan wakil warga Negarabatin.

“Semoga beliau diberi kesehatan agar terus berkarya untuk masyarakat Lampung,” kata Dedi Rindas.

Dikatakannya, “Kami sangat mendukung tokoh marga kami untuk terus menghibahkan diri sekuat tenaga membangun daerahnya,” katanya(rls/IL)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY