Apoteker Saintifikasi Jamu Indonesia

0
112

BANTEN (PENA BERLIAN ONLINE)-Angka Produksivitas Perkebunan Rakyat Tahun 2019 Tanaman Perkebunan, Dalam Rapat Kerja Dinas Pertanian Banten, Pertemuan Sinkronisasi Angka Tetap Tahun 2018 dan Angka Sementara Tahun 2019 Tanaman Perkebunan, Dinas Pertanian Propinsi Banten, Tahun Anggaran 2019, Jumat (3/4/2019).

Menurut KetuaApoteker Saintifikasi Jamu Indonesia (ASJI),Guntur Bisowarno S.Si. Apt  Mengatakan, Dalam Rapat Rembuk KTNA Banten, Untuk Pameran Daerah PADE 2019, menuju PANAS, Pameran Nasional di Padang 2020, salah satu unggulan adalah Produk Unggulan Kelompok Tani Rumah Toga Lestari, Herba Jamu Toga Murni, menggunakan CPOTB [Cara Pembuatan Obat Tradisional Yg Baik] berbasis TTG [Teknologi Tepat Guna] yg sudah terpatenkan, dan Menjamin MUTU, HASIL dan KEMANFAATAN herba jamu toga murninya[ sambiloto, temu putih, kulit manggis, bawang sabrang, binahong, daun dewa, keladi tikus, temulawak, temu mangga dll], secara efektif efisien, pimpinan Pak Suprijanto, yg sudah merintis Unit Usahanya, sejak 17 tahun yg lalu tersebut.

“Dalam beragam jenis Item Komoditas yg dijadikan rujukan dalam perhitungan terhadap ANALISA DAMPAK, pertumbuhan NILAI TAMBAH dan NILAI FUNGSIONAL PRODUKTIVITAS setiap JENIS KOMODITAS; statistik analisanya dalam Angka tersebut bisa jelas nampak dan berbicara nilai strategisnya untuk perancangan terpadu kita bersama, saran dan masukan pak Guntur Bisowarno S.Si., Apt [ Ketua ASJI Apoteker Saintifikasi Jamu Indonesia]

Dalam perkembangan yang menggembirakan tersebut, apakah sudah tersampaikan dalam bentuk data real lapangan per wilayah ke angka tetap dan atawa angka sementara Perkara ‘Data Perkebunan Tanaman Obat” di Propinsi Baten, Khususnya dan Data Angka di seluruh Propinsi se Indonesia, pada umumnya, sehingga kita bisa duduk bersama sama membaca kemajuan dan perkembangan yg menggembirakan pada FOKUS KEBUN RAKYAT yg merupakan wilayah komoditas unggulan dan wilayah komoditas potensial, hingga wilayah komoditas fungsional yg trending marketnya bergerak menaik tiap tahunnya, atawa setahun terakhir ini, terutama di perkebunan tanaman obat indonesia.

Bagaimana Program P4S [Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya] dan P4TO [Pusat Pelatihan dan Pedesaan Tanaman Obat] apa sudah bisa menanggapi perkara ini? Pak Hadiman Marzuki [Ketua P4S Hidayah Bali]

Dan Kelompok Jaringan PETANI MUDA BALI, dalam hal ini, bli Gede Suparman [Ketua Junior Chamber Internasional di Indonesia, JCI Singaraja, Petani Muda Bali], apakah sudah memakai model DATA STATISTIK TERPADU dan Terintegrasi ini.

Bgmn Program ” Nawa Bhakti Satya Khofifa Gubernur Jawa Timur ” Propinsi Jawatimur, apakah sudah mencanangkan dan menggunakan program pendekatan data seperti hal ini, pak Rahman Abdur [ Anggota Team Nawa Bhakti Satya Jawatimur ]

Bagaimana peluang pendataan angka tetap dan angka sementara perkara “perkebunan tanaman obat” di kebun rakyat di perkebunan rakyat, di gorontalo pak Jemi Monoarfa [PT. Qui Agro]

Bgmn Kabupaten Kulon Progo dan DIY apakah punya kesadaran perihal potensi eksport dan penambahan nilai tambah dari sektor “perkebunan tanaman obat” ini, pak Desi Eko Saputro [Konsultan Hukum Himpunan Penguasa di Yogyakarta] dan pak Agus Bakti Sedjatiawan [Wartawan Senior Yogyakarta] serta mas Antonius Agung Saputra Chamat [Yayasan GerbangSari Trajumas dan KOI Komunitas Organik Indonesia] dan Dwi Martuti Pegagan [Pawon Gendis, tanaman Pegagan Centella asiatica, utk kecerdasan multidimensi otak anak anak Kulon Progo dan anak anak Indonesia.(*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY