Advertorial: Keijiro Nishi Juarai Krui Prop Surfing International Contest WSL QS 1000 2017

0
708

Pesisir Barat(PBO)- Pelaksanaan kejuaraan olahraga selancar event berkelas internasional atau Krui Pro Surfing International Contest WSL QS 1000 2017 yang pelaksanaannya diselenggrakan di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada tanggal 15 – 20 April 2017 lalu, telah berakhir pada hari kamis, 20 April 2017.

Keluar sebagai juara pertama pada kategori pria yaitu peserta dari negara Jepang yang bernama, Keijiro Nishi (19 tahun). Keijiro yang dilahirkan dan dibesarkan di salah satu bagian wilayah yang bernama Osaka. Keijiro mengatakan bahwa di bersyukur sekali, jika kali ini dia bisa keluar sebagai juara pertama dan hal ini tentunya bisa lebih memberikan motivasi dan kepercayaan diri yang tinggi, untuk bisa mengikuti event-event lainnya.

Menurut Keijiro Nishi kondisi pantai ombak Krui banyak sekali spot (lokasi) ombak yang bisa digunakan untuk bermain olah raga selancar, mulai dari lokasi yang bagi mereka yang sebagai pemula atau yang baru belajar hingga sampai pada mereka yang sudah mahir atau profesional.

Krui juga memiliki pesona pantai yang bagus, hal tersebut terlihat dengan banyaknya para wisatawan mancanegara yang datang berkunjung ke sini dan umumnya mereka, para wisatawan mancanegara tersebut berkunjung ke sini hanya untuk bermain selancar (Surfing), ujar siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas pada kelas tiga tersebut.

Keijiri Nishi juga berencana akan melanjutkan rangkaian seri dari Surfing International Contest WSL QS 2000 2017 yang digelar pada 24 April 2017, tepatnya di Provinsi Bali, Keijiro mengatakan bahwa dia masih akan mengikuti terus rangkaian seri Surfing International yang diselenggarakan oleh ASC (Asian Surf Championship) dan WSL (World Surf League) hingga ke seri yang lebih tinggi lagi, ujar Keijiro sambil tersenyum.

Sementara untuk kategori wanita juara pertama diraih peserta dari Gold Coast Queensland, Australia, yaitu Lucy Callister, sedangkan juara kedua ditempati oleh, Ellie Jean Francais dari negara Australia dan juara ketiga ditempati oleh 2 (dua) orang peserta dari negara Jepang, mereka adalah, Minori Kawai dan Amuro Tsuzuki.

Keberadaan pantai dan ombak di Kabupaten Pesisir Barat ini, memang sudah termasuk ombak yang masuk di dalam ombak kategori kelas dunia, ujar Libby Callister, orang tua atau ibu dari Lucy.

Libby juga mengatakan, bahwa dia dan suami sengaja mendampingi putra-putri mereka untuk mengikuti perlombaan surfing ini. Kedua kakak Lucy, Nick Callister dan Sophie Callister tidak bisa lolos pada laga berikutnya, sedangkan si bungsu Lucy bisa lolos ke tahap berikutnya dan akhirnya bisa menjadi juara pertama, ujar Libby.

Kami juga merasa senang sekali pada perlombaan yang diselenggarakan kali ini, karena kami juga baru mengetahui bahwa di Krui yang terletak di pulau Sumatera, banyak sekali para wisatawan dari mancanegara yang datang ke sini, dan umumnya para wisatawan mancanegara berkunjung ke Krui atau pulau Sumatra, untuk berlibur, dan khususnya bagi mereka yang gemar olah raga selancar (Surfing), karena memang di Krui banyak sekali spot (lokasi) ombak untuk bermain selancar, ujar Jamie yang juga merupakan ayah dari Lucy Callister. (ADV)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY