101 Agenda Festival Wisata di Lampung Timur

0
150

LAMPUNG TIMUR, (PENA BERLIAN ONLINE) – Selama ini, Kabupaten Lampung Timur dikenal sebagai wilayah rawan kriminalitas. Padahal di balik citra tersebut, Lampung Timur memiliki beragam daya tarik wisata dan merupakan daerah yang aman.Untuk menghilangkan pandangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar agenda wisata 101 festival sepanjang tahun 2018.

“Ini untuk membantah anggapan bahwa Lampung Timur angker, gelap, dan sebagainya. Daerah ini adalah daerah yang nyaman untuk dikunjungi,” kata Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim.Diselenggarakannya festival ini juga bertujuan untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat, menumbuhkan perekonomian warga, dan tentunya menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Lampung Timur.

Pada Senin, 29 Januari 2018, rangkaian acara telah dimulai dengan Festival Senam Yoga di Desa Sribhawono. Festival diadakan di Lapangan Merdeka Desa Sribhawono, Kecamatan Badar Sribhawono.Selanjutnya, akan ada puluhan festival wisata seperti Cempaka Nuban, Motor Antik, Bandar Sribhawono, Ogoh-ogoh dan Balaganjur, Gondang Rejo, dan Wonokarto.

Juga akan diadakan Festival Mekhanai, Petualangan Motor Cross, Panen Padi, Olahraga dan Seni, Tasyakuran Laut dan Kuliner, Jambore PNF, Hip Hop, Kicau Burung, Sri Gading, Gebyar Desa, Sukadana Ilir, Tari Kreasi Lampung, Way Curup, Ngabuburit, Senam Bersama, Kuliner, Da’i Cilik, Tari Bedana, Sumber Hadi, dan Gebyar Wisata Mudik.

Selain itu masih ada Festival Kuda Lumping, Adventure Motor, Labuhanratu III, Minjau Mighul, Petik Lada, Giri Mulyo, Gua Pandan, Lampung Timur BMX, Membaca, Kedaton II, Agro Expo, dan Layang-layang.Tahun ini, jumlah festival yang diadakan semakin bertambah. Mujianto, Kabag Humas Pemkab Lampung Timur, menjelaskan bahwa tahun lalu Pemkab Lampung Timur meluncurkan 22 paket festival yang digelar sejak Februari hingga Desember 2017.

Agenda wisata ini telah meningkatkan kunjungan wisatawan sebanyak 506.158 wisatawan dari 22 kegiatan festival yang digelar sepanjang tahun.

Wisata Lampung Timur

Salah satu objek wisata populer di Lampung Timur adalah Taman Nasional Way Kambas. Kawasan konservasi yang berbentuk taman nasional ini memiliki Pusat Latihan Gajah yang bisa dikunjungi untuk melihat aktivitas gajah yang telah dijinakkan dari jarak dekat.Pengunjung dapat melihat gajah tangkap, latih, atraksi, kerja dan kebutuhan lainnya. Gajah tersebut dilatih untuk membantu penanganan konflik manusia dan satwa, penyelamatan satwa, patroli pengamanan dan alat transportasi dalam rangka mendukung pengendalian kebakaran hutan.

Anda juga dapat jungle tracking atau safari night menyusuri lokasi pelatihan gajah, naik kereta gajah, juga dapat melihat berbagai atraksi unjuk keahlian gajah seperti menari, parade, menendang bola, gajah berenang, dan melangkahi deretan manusia yang terbaring.Selain area pelatihan gajah, juga ada Resort Way Kanan untuk melakukan pengamatan burung (bird watching) langka seperti jenis mentok rimba, rangkong, elang dan banyak jenis burung lainnya.

Di Way Kanan, pengunjung juga bisa melihat atraksi budaya nelayan, melihat habitat buaya muara dan harimau sumatera, pengamatan siamang, dan menyusuri hutan.Lampung Timur juga punya objek wisata berupa pantai, yaitu Pantai Kerang Mas di Desa Muara Gading Mas. Di pantai ini, pengunjung bisa menikmati hamparan pasir putih dengan birunya air laut, ditambah banyaknya deretan pondok di tepi pantai untuk bersantai. Anda juga bisa menuju ke Kuala Boom untuk melihat area pelelangan ikan.

Untuk berwisata sejarah, Anda bisa berkunjung ke Taman Purbakala Pugung Raharjo di Desa Pugungraharjo, Kecamatan Jabung. Di sana ada situs Pugung Raharjo yang ditemukan pada tahun 1957 oleh penduduk setempat.Anda akan menemukan punden berundak berbentuk seperti piramida di Mesir yang jumlahnya ada 13. Juga ada dua buah lumpang batu dan empat buah batu bergores terdapat di tepi sungai kecil. Lalu, ada batu besar yang dikenal dengan nama batu mayat.

Di kawasan sekitar Lampung Timur tersedia cukup banyak pilihan penginapan. Beberapa di antaranya yang terletak tak jauh dari Way Kambas adalah Hotel Yestoya di Jalan Ray Way Jepara, Sukadana, Labuhan Ratu Dua, Hotel Cempaka Indah di Jalan Raya Sribawono, dan Hotel Gracia yang berlokasi di tengah kota, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Metro.(*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY